Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/08/2022, 11:29 WIB

KOMPAS.com - Paspor baru akan terbit dalam 3-4 hari masa kerja setelah pemohon menyelesaikan semua tahap pengurusan di kantor imigrasi dan bisa langsung diambil ke kantor imigrasi dalam kurun waktu tersebut.

Bagi pemohon yang tidak punya waktu untuk datang kembali mengambil paspor nya ke kantor imigrasi, bisa segera mengatangi layanan pengantaran paspor PT Pos Indonesia yang biasanya tersedia di sekitar area kantor imigrasi setempat.

Baca juga:

Pemohon cukup mengisi alamat lengkap dan membayar jasa pengiriman. Selang beberapa hari, paspor pun akan diantar ke alamat yang tertera.

Sedangkan bagi pemohon yang ingin mengambil langsung pasor nya ke kantor imigrasi, diimbau agar mengambil paspor tidak lebih dari 30 hari setelah paspor terbit.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Adapun dokumen yang harus dibawa saat pengambilan paspor di loket imigrasi adalah fotokopi KTP, KTP, bukti pembayaran dari kantor imigrasi yang diberikan saat pengurusan paspor, dan bukti transfer pembayaran paspor.

Jika paspor tidak diambil 30 hari setelah jadi

Jika pengambilan lewat dari 30 hari, maka paspor akan langsung dibatalkan oleh sistem dan harus mengurus pembuatan paspor dari awal.

Baca juga: Jangan Buang Paspor Meski Masa Berlaku Sudah Habis, Ini Alasannya

"Batas pengambilan paspor maksimal 30 hari, kalau tidak diambil maka otomatis sistem akan membatalkan, kita tidak menginfokan," kata Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat, Irma Puspa Dewi Siregar, kepada Kompas.com, Jumat (19/8/2022).

Ilustrasi paspor Indonesia.SHUTTERSTOCK/YUDHISTIRAMA Ilustrasi paspor Indonesia.

Ketentuan ini, terang Irma, sudah dimuat dalam M-Paspor, yang dalam salah satu poinnya disebutkan bahwa batas pengambilan paspor adalah 30 hari.

"Di M-Paspor kan pembayaran juga sudah dilakukan di depan. Kalau paspor tidak diambil maka batal dan harus urus baru lagi ke kantor imigrasi," ujar Irma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+