Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

13 Koleksi Museum 9/11, Kenang Tragedi 11 September 2001

Kompas.com - 11/09/2022, 21:21 WIB
Viona Pricilla,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Museum Memorial 9/11 di New York dibangun untuk mengenang tragedi serangan 11 September 2001 dan menyimpan sejumlah koleksi sisa-sisa peristiwa yang masih bisa diselamatkan.

Koleksi tetap museum menyimpan lebih dari 21.000 bukti-bukti otentik peristiwa tersebut, termasuk bukti material, pernyataan saksi mata, serta rekam sejarah insiden 11 September 2001.

Baca juga: Koleksi Museum 9/11 AS, Bukti Pilu Selasa Kelabu di WTC

Koleksi museum ini meliputi kartu-kartu ucapan yang dibuat oleh keluarga para korban, puing pesawat yang terselamatkan, peninggalan para korban yang diberikan oleh keluarganya, serta karya seni yang dibuat khusus mengenang tragedi tersebut. Berikut ulasannya.

Koleksi museum 9/11

1. Kartu Memorial

Tampak kartu memorial depan dan belakang untuk Carlos A. Samaniago.Dok. 911memorial.org/Michael Hnatov Tampak kartu memorial depan dan belakang untuk Carlos A. Samaniago.

Kartu memorial adalah salah satu koleksi museum 9/11. Kartu-kartu tersebut adalah hasil donasi keluarga dan rekan sejawat. Berikut beberapa koleksi kartu memorial yang ada di Museum 9/11 seperti kartu Patrick John Brown, kapten pemadam kebakaran New York yang saat itu menyelamatkan para korban dari atas gedung.

Kartu tersebut adalah sumbangan dari seniman bernama Keith Piaseczny.

Baca juga: Fakta Museum 9/11 di New York, Penghormatan untuk Para Korban WTC

Ada pula kartu memorial Carlos Lillo yang juga merupakan anggota Pemadam Kebakaran New York sekaligus paramedik. Pada kartunya tertera ucapan doa dari rekan sejawatnya di departemen darurat Pemadam Kebakaran New York.

Selain itu, ada pula kartu memorial Carlos Albert Samaniago, seorang pegawai di Cantor Fitzgerald, World Trade Center saat itu, yang turut menjadi korban.

Selain korban manusia, ada pula kartu memorial yang dipajang sebagai penghormatan terhadap seekor anjing K-9 bernama Zeus turut membantu proses evakuasi.

Pemiliknya, Robert Schnelle, menyumbangkan kartu ini pada museum sebagai tanda pengenang jasa Zeus yang meninggal pada 2002.

2. Perlengkapan para sukarelawan

Para sukarelawan yang turut berkontribusi kebanyakan berasal dari American Red Cross dan Salvation Army. Namun, tidak menutup kemungkinan sukarelawan bersifat independen. Berikut contoh peninggalannya yang menjadi koleksi Museum 9/11:

  • Topi Konstruksi

Tampak depan topi konstruksi Charles Kaczorowski dihiasi nama panggilannya, Charlie K. dan logo DDC.Dok. 911memorial.org/Jin S. Lee Tampak depan topi konstruksi Charles Kaczorowski dihiasi nama panggilannya, Charlie K. dan logo DDC.

Sebuah topi konstruksi milik Charles Kaczorowski disumbangkan ke Museum 9/11. Ia adalah seorang manajer konstruksi untuk Departemen Desain dan Konstruksi Kota New York (DDC). Saat tragedi, ia bekerja di bagian Ground Zero.

Tulisan tersebut menggambarkan dirinya tak ingin tragedi serupa terulang kembali.

Baca juga: 12 Perubahan di Bandara Setelah Peristiwa 9/11, Keamanan Diperketat

  • Helm Pelindung

Helm berwarna oranye ini juga digunakan oleh seorang sukarelawan bernama Bob Gayer. Ia bekerja untuk membantu para petugas menyelamatkan dan mengevakuasi para korban.

Helm tersebut dilengkapi dengan face shield atau pelindung wajah, pengerat dagu, senter yang ditempelkan dengan selotip pada bagian atas helm, serta pelindung leher.

  • Sepatu Boots

Thomas McHale, Jr, yang saat itu menjabat sebagai seorang detektif di Gugus Tugas Gabungan Teroris (Joint Terrorism Task Force) dan anggota Port Authority Police officer, menggunakan boots ini saat mengevakuasi korban.

Baca juga: Museum 9/11 di Amerika Serikat Tutup pada 11 September 2022

Sebelumnya, pada pengeboman WTC 1993 ia juga pernah diutus untuk mengevakuasi korban. Kembali, ia membantu mengevakuasi pada tragedi yang terjadi di WTC pada 2001.

Sepatu boots yang ia gunakan berbahan dasar kulit dan baja. Kini kondisi sepatu tersebut sudah usang, tersobek bahkan meleleh akibat panasnya kobaran api.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jembatan Berusia 6 Abad di Italia Ini Akan Direstorasi

Jembatan Berusia 6 Abad di Italia Ini Akan Direstorasi

Travel Update
Mengenal Masjid Bengkok di Medan yang Dibangun Tahun 1874

Mengenal Masjid Bengkok di Medan yang Dibangun Tahun 1874

Travel Update
Hati-hati, Ini 6 Tempat Paling Kotor di Pesawat

Hati-hati, Ini 6 Tempat Paling Kotor di Pesawat

Travel Tips
Syarat Terbaru Masuk Thailand, Tak Perlu Isi Formulir TM6

Syarat Terbaru Masuk Thailand, Tak Perlu Isi Formulir TM6

Travel Update
Ada Fasilitas Shower dan Locker di Stasiun Gambir, mulai Rp 50.000

Ada Fasilitas Shower dan Locker di Stasiun Gambir, mulai Rp 50.000

Travel Update
Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Travel Update
Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com