Kompas.com - 31/10/2022, 06:06 WIB

RUTENG, KOMPAS.com - Menjelajah kota-Kota di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), memberi pengalaman tersendiri bagi para turis asing dan Nusantara.

Salah satunya adalah Kota Ruteng yang terkenal akan rumah adatnya. Seorang pengunjung dari Kota Ende bernama Saturninus Duki berwisata ke Ruteng pada Jumat-Sabtu (28 sampai 29 Oktober 2022).

Ia mengunjungi beberapa tempat menarik di Kota Ruteng, seperti Gereja Katedral lama dan baru.

Baca juga: Wisata ke Air Terjun Cunca Rede Setinggi 43 Meter di TWA Ruteng NTT

Beberapa wisata di Kota Ruteng yang terkenal, antara lain Kampung adat Ruteng Puu dengan arsitek kerucut, pusat perbelanjaan Kota Ruteng, persawahan lingko Lodok Carep, dan Liang Bua yang meripakan tempat ditemukan kerangka manusia Flores oleh para arkeolog dunia.

Selanjutnya, ada banyak tempat nongkrong sambil minum kopi robusta, yellow katura, juria,  hingga arabika.

"Sewaktu SMP, saya mengenyam pendidikan di Kota Ruteng. Kali ini saya kunjung lagi dengan perkembangan dan kemajuan kota yang sangat pesat. Saya juga berjumpa dengan turis asing yang berwisata di Kota Ruteng," kata dia kepada Kompas.com, Sabtu, (29/10/2022).

Kebangkitan wisata Flores

Saat ini, lanjut Saturninus, turis asing dan Nusantara sudah kembali berwisata di sejumlah destinasi di Pulau Flores.

Baca juga: Setelah 23 Tahun, Teratai di Danau Rana Tonjong NTT Mekar Lagi pada Oktober

Para pemandu wisata dan agen travel sudah beraktivitas normal seperti sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Berkemah di Bukit Golo Nawang, Dusun Lagur, Desa Bulan, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT sambil menunggu momen matahari terbit, Kamis, (26/5/2022). (KOMPAS.com/DOK WARGA MANGGARAI-JEFRI TEPING)KOMPAS.COM/DOK WARGA MANGGARAI- JEFRI TEPING Berkemah di Bukit Golo Nawang, Dusun Lagur, Desa Bulan, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT sambil menunggu momen matahari terbit, Kamis, (26/5/2022). (KOMPAS.com/DOK WARGA MANGGARAI-JEFRI TEPING)

Saat kembali ke Ende, Sabtu, (29/10/2022), ia mengaku disuguhi keindahan alam, matahari terbenam di Gunung Komba yang disaksikan dari pinggir jalan trans Flores di Kampung Lekogoko, Desa Lekogoko, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.

"Destinasi di Pulau Flores sangat kaya dengan berbagai cerita dan kekhasan tersendiri di masing-masing Kabupaten," tutur Saturninus.

Baca juga: Wisata di Kota Bajawa NTT, Bisa ke Mana Saja?

Adapun menurut dia berkat kunjungan wisata, mulai banyak usaha kecil yang tumbuh, sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.