Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/02/2023, 20:50 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Brunei Darussalam merupakan negara di Asia Tenggara dengan luas wilayah kecil dibandingkan negara lain, hanya 5.765 km persegi, seperti dikutip dari Brunei Tourism.

Lokasi Brunei berada di utara Pulau Kalimantan serta diapit dua negara yakni Indonesia (Kalimantan Utara) dan Malaysia (Sabah dan Serawak).

Baca juga: Virtual Tour ke 5 Tempat Wisata di Brunei Darussalam, Masjid Kubah Emas sampai Pantai

Baca juga: DAMRI Layani Lagi Rute Pontianak-Brunei Darussalam mulai Maret 2023

Brunei memiliki sejumlah bangunan masjid yang megah sekaligus menjadi destinasi wisata religi salah satunya Masjid Omar Ali Saifuddin. Mayoritas penduduk Brunei beragama Islam yang merupakan keturunan Melayu.

Julukan Brunei Darussalam 

Brunei memiliki julukan negara yang mewakili kondisi negara tersebut. Berikut julukan negara Jepang yang dirangkum oleh Kompas.com. 

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Brunei Darussalam, Pernah Dengar?

1. Kingdom of Unexpected

Tidak banyak yang tahu, Brunei dijuluki sebagai Kingdom of Unexpected Treasures yang berarti Kerajaan dengan Harta Karun Tak Terduga, seperti dilansir dari Brunei Tourism.

Julukan ini diberikan lantaran Brunei merupakan negara kaya meskipun wilayahnya kecil.

Bahkan, pada 2022 Brunei menduduki peringkat ke-10 negara terkaya di dunia versi Global Finance Magazine, yaitu majalah finansial berbasis di New York, seperti dikutip dari Kompas.com (19/3/2022). 

Baca juga: Panduan Berkeliling Kota Bandar Seri Begawan, Brunei

Ilustrasi Brunei Darussalam - Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Brunei Darussalam - Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien.

Tahun lalu, produk domestik bruto (PDB) per kapita Brunei sebesar 65.675 dollar AS atau sekitar Rp 941 juta.

Kekayaan Brunei berasal dari sumber daya alam yang melimpah. Meskipun wilayahnya kecil, negara ini memiliki sumber minyak mentah dan gas alam yang melimpah. Melansir dari Brunei Tourism, ekspor utama Brunei berasal dari dua komoditas tersebut. 

Oleh sebab itu, lebih dari setengah PDB negara tersebut disumbang oleh minyak mentah dan gas alam. Sementara, Brunei juga terus melakukan diversifikasi ekonomi di bidang pariwisata, keuangan, dan akuakultur atau budidaya perairan.

Baca juga: Pengendara Motor Indonesia yang Keliling Dunia Singgah di Brunei Darussalam

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Ilustrasi Brunei Darussalam - Masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah.Dok. Shutterstock/Zdenek Matyas Photography Ilustrasi Brunei Darussalam - Masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah.

2. Petro Dollar 

Brunei juga dijuluki sebagai Petro Dollar. Melansir dari laman Investopedia, Petro Dollar merupakan istilah yang merujuk pada pendapatan dari ekspor minyak dalam mata uang dollar AS.

Seperti disampaikan sebelumnya, salah satu komoditi ekspor utama Brunei adalah minyak mentah. Tak heran, jika Brunei mendapatkan pundi-pundi kekayaan dalam dollar AS yang berasal dari ekspor minyak mentah.

Baca juga: Panduan Mini Wisata ke Brunei

Tambang minyak bumi milik negara Brunei Darussalam yang dijuluki sebagai negara Petro Dollar Asia Tenggara.Dok. Otoritas Perminyakan Brunei Darussalam Tambang minyak bumi milik negara Brunei Darussalam yang dijuluki sebagai negara Petro Dollar Asia Tenggara.

3. Abode of Peace 

Julukan negara Brunei Darussalam selanjutnya adalah Abode of Peace. Melansir dari laman Brunei Tourism, Abode of Peace berarti tempat tinggal yang damai.

Julukan ini diberikan lantaran kondisi politik dan keamanan di Brunei Darussalam stabil. Brunei memiliki bentuk pemerintahan monarki absolut.

Baca juga: Royal Brunei Tawarkan Penerbangan Wisata Keliling Kalimantan Selama 85 Menit

Sultan Brunei Darussalam menjabat sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, merangkap menteri pertahanan, dibantu oleh dewan penasihat kesultanan dan menteri. Saat ini, Brunei dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com