Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ngabuburit Unik, Naik Kereta Majapahit Kelas Ekonomi Rasa Eksekutif dari Malang

Kompas.com - 26/03/2024, 17:10 WIB
Nugraha Perdana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Salah satu kereta api (KA) yang ada di Stasiun Kota Malang, Senin (25/3/2024), tampak berbeda dari biasanya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberangkatkan rangkaian kereta ekonomi Stainless Steel New Generation pada KA Majapahit.

KA Lebaran ini sekilas terlihat seperti kereta eksekutif dengan berbagai fitur di dalamnya, seperti, jenis kursi dengan tipe captain seat yang dapat diatur kemiringannya (reclining) dan bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).

Baca juga: KA Majapahit Gunakan Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation per 25 Maret

Kemudian, terdapat USB charger port pada masing-masing kursi dan stop kontak yang telah tersedia di dinding kereta.

Menggunakan jendela dengan tempered double glass, pintu masuk kereta dan penghubung antarkereta menggunakan pintu elektrik otomatis yang memudahkan dalam membuka atau menutup pintu.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Para pencinta kereta api dari komunitas juga datang sengaja melihat kere tersebut. Mereka penasaran dengan kondisi kereta, sekalian ngabuburit menghabiskan waktu jelang berbuka puasa.

KA Majapahit

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, KA Majapahit tersebut pertama kali beroperasi dengan rangkaian baru yang berangkat dari Stasiun Kota Malang pada pukul 18.45 WIB menuju dan tiba di Pasar Senen, Jakarta pukul 08.37 WIB.

KA Majapahit ini terdiri dari 8 kereta (sebelumnya 7 kereta), dan 1 kereta makan pembangkit. Setiap kereta penumpang atau gerbong penumpang terdapat 72 tempat duduk, dan total keseluruhan ada 576 kursi.

Baca juga: 10 Kereta Ini Jadi Favorit Pemudik, Apa Saja?

"Jarak waktu tempuh sama, tetapi kapasitas setiap kereta berkurang karena lebih mengedepankan kenyamanan penumpang. Tempat duduk baru dan lebih nyaman, setiap kereta sekarang 72 tempat duduk, sebelumnya 80-an," kata Luqman, Senin (25/3/2024).

Sejauh ini, di Daop 8 hanya terdapat 2 rangkaian kereta Stainless Steel New Generation. Selain KA Majapahit, juga terdapat KA Gaya Baru Malam dari keberangkatan Gubeng, Surabaya menuju Pasar Senen, Jakarta.

KA Majapahit gunakan jenis Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation mulai 25 Maret 2024.Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia KA Majapahit gunakan jenis Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation mulai 25 Maret 2024.

Dikatakannya, KA ini juga telah melalui proses uji keselamatan di PT INKA. Luqman memprediksi, dua KA bergaya Stainless Steel New Generation ini akan diminati masyarakat, apalagi beroperasi untuk masa angkutan Lebaran 2024.

"Mungkin berproses, apalagi ini masa angkutan lebaran, pastinya masyarakat mengetahui perubahan ini pastinya kami harapkan, harapan kami juga masyarakat antusias menggunakan moda kereta api khususnya jelang lebaran," katanya.

Baca juga: Cek, Jadwal Keberangkatan Kereta Ekonomi New Generation

Salah satu penumpang KA Majapahit yeng juga pencinta kereta api M Hanif Daniel, sengaja ingin merasakan sensasi naik KA Majapahit Stainless Steel New Generation itu. Warga Blitar, Jawa Timur ini menilai interior di dalam gerbong layaknya seperti kereta eksekutif.

"Saya dapat info dari teman-teman (pencinta kereta) kalau KA Majapahit ganti rangkaian. Saya ingin mencoba bagaimana rasanya kereta ekonomi New Generation. Insyaallah sampai Madiun saja," katanya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com