Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Bagian Tuna Sirip Biru, Ada yang Rp 1 Juta Per Potong

Kompas.com - 08/01/2020, 20:07 WIB
Yana Gabriella Wijaya,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi


KOMPAS.com - Tuna sirip biru atau bluefin tuna merupakan makanan yang dinilai mewah dan mahal di Jepang.

Dilansir dariCNN baru-baru ini terjual seekor ikan tuna bluefin dengan harga fantastis, yakni 193 juta yen atau setara dengan Rp 25 miliar.

Baca juga: Seekor Ikan Tuna di Jepang Laku Dijual Rp 25 Miliar

Dikutip dari Business Insider Derek Wilcox koki dari Restoran Shoji di New York, menjelaskan setiap bagian dari ikan tuna sirip biru juga mempunyai harga berbeda-beda.

"Harga ikan tuna sirip biru tergantung dari mana asal membelinya, tetapi tak akan pernah murah. Ikan tuna sirip biru dari AS bisa 20-40 dollar AS per pon (setara Rp 280.000-Rp 550.00) tetapi kalau dari Jepang bisa 200 dollar AS (setara Rp 2,8 juta) per pon," kata Wilcox.  

Ikan tuna setelah ditangkap akan dipotong menjadi berbagai ukuran, potongan kepala, leher, dan dua potong untuk bagian perut.

Secara kasat mata, potongan memang terlihat sama. Namun daging fillet menjadi bagian yang mahal. Sebab, bagian itu paling diinginkan oleh restoran sushi dan sashimi.

Bagian tersebut juga berukuran kecil dan membutuhkan banyak usaha untuk memisahkan dari kulit ikan.

Ada juga otoro yang merupakan bagian daging ikan tuna paling tinggi lemak dibandingkan dengan bagian kepala dan bagian leher.

Baca juga: Terlalu Eksklusif, Restoran Sushi Jiro Dikeluarkan dari Daftar Bintang Michelin

Otoro merupakan bagian ikan tuna paling mahal. Satu potong otoro bahkan bisa dihargai 80 dollar AS setara Rp 1,1 juta. 

Ilustrasi ikan tuna.hungryworks Ilustrasi ikan tuna.

Sedangkan bagian chutoro merupakan bagian yang ada di pinggir ikan tuna. Bagian ini tidak mempunyai serat lemak. Namun dalam chutoro bagian lemak dan daging tercampur menjadi satu bagian di dalam dagingnya.

Untuk bagian Akami yang berarti daging merah dalam bahasa Jepang, merupakan bagian yang paling tipis, dapat ditemukan di dekat tulang belakang.

Akami merupakan bagian ikan yang paling umum dan paling murah. Jika ingin melihat kualitas ikan tuna bisa dinilai melalui akami, caranya dengan menyantapnya langsung. 

Sebab tuna sirip biru merupakan hewan liar sehingga lebih banyak bergerak dan makanan yang beraneka ragam, beda hal dengan ikan tuna yang dikembangbiakkan. 

Maka dari itu ikan tuna sirip biru memiliki cita rasa yang lebih ringan dan lembut terutama dalam lemaknya.

Sayangnya selama beberapa tahun terakhir, ikan tuna sirip biru semakin langka karena banyak diburu.

Baca juga: Jangan Salah, Ini Bedanya Sushi dan Sashimi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

Jalan Jalan
7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

Jalan Jalan
Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Travel Update
Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Travel Tips
Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Travel Update
Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Travel Update
Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Jalan Jalan
Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Travel Update
KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

Travel Update
Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Travel Update
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Travel Update
Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Travel Update
Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Jalan Jalan
Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com