Dampak Virus Corona, Jumlah Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Kompas.com - 18/02/2020, 17:35 WIB
Pertunjukan Gendang Beleq di Desa Sade, Lombok, NTB. Dok. Shutterstock/ Farizun Amrod SaadPertunjukan Gendang Beleq di Desa Sade, Lombok, NTB.


JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona berimbas pada industri pariwisata dunia termasuk Indonesia.

Salah satu tempat wisata yang terkenal menjadi daya tarik wisatawan mancanegara (wisman) yaitu Raja Ampat, Papua dan Lombok mengalami penurunan jumlah wisman sekitar 50 persen.

"Kalau untuk overseas kita mengalami penurunan karena takut untuk datang ke Lombok. Di kantor kami penurunan (jumlah) kurang lebih sampai 50 persenan karena virus Corona. Kalau domestik kita meningkat drastis kurang lebih 70 persen," kata Direktur Lombok Paradise Tours and Travel Heri Nurcahyono.

Baca juga: Wisata Lombok, Contek Itinerary 1 Hari di Kota Tua Ampenan

Adapun wisatawan nusantara (wisnus) yang datang ke Lombok tercatat paling banyak dari daerah Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Lanjut Heri, saat ini wisnus lebih memilih pergi berwisata ke Lombok karena enggan bepergian ke luar negeri. Ia mengakui jika beberapa grup peserta turnya adalah mereka yang membatalkan perjalanan wisata ke luar negeri.

"Grup-grup insentif yang mau melakukan perjalanan ke luar dengan adanya virus akhirnya dialihkan ke Lombok," ujarnya.

Meski terjadi peningkatan terhadap jumlah wisnus, Heri tetap berharap virus ini segera berakhir agar agen perjalanannya bisa menarik kembali wisman untuk datang ke Lombok.

Kunjungan wisatawan nusantara di Raja Ampat stabil

Pulau Waigeo, Wisata Raja Ampat, Papua. SHUTTERSTOCK/MARIUS DOBILAS Pulau Waigeo, Wisata Raja Ampat, Papua.

Penurunan jumlah wisatawan mancanegara juga terjadi di destinasi wisata andalan Indonesia bagian Timur, Raja Ampat.

"Inbound dari luar ke sini itu berpengaruh banget sih. Karena kita juga jualan ke luar juga kan, itu jauh menurun (jumlah) bisa 50 persen. Sementara ini kita belum dapat wisatawan asing, baru domestik saja yang ada," kata Sales and Reservation Raja Ampat Wholesale Yayam Maryami kepada Kompas.com di sela-sela acara TTC Travel Mart Jakarta 2020, Senin (17/2/2020).

Baca juga: 4 Kapal Wisata yang Merusak Terumbu Karang Raja Ampat

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Promo Diskon
Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

Whats Hot
Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

BrandzView
Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Travel Tips
Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X