Kompas.com - 04/03/2020, 10:33 WIB
ERUPSI GUNUNG MERAPI. Letusan Gunung Merapi terlihat dari Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Gunung Merapi meletus pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6000 meter dengan status waspada. ANTARA FOTO/Irma/pras. ERUPSI GUNUNG MERAPI. Letusan Gunung Merapi terlihat dari Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Gunung Merapi meletus pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6000 meter dengan status waspada. ANTARA FOTO/Irma/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka pada Selasa (3/3/2020) pukul 15.30 WIB usai terdampak erupsi Gunung Merapi Selasa pagi.

Hal itu disampaikan oleh Shared Services and CSR Manager Bandara Adi Soemarmo Dedi Suwastono kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2020).

"Iya, Bandara Adi Soemarmo sudah buka kembali dari Selasa kemarin pukul 15.30 WIB. Jadi semua sudah berjalan normal," kata Dedi ketika dihubungi Kompas.com.

Erupsi Gunung Merapi pada Selasa berdampak pada beberapa penerbangan tujuan dari dan ke Solo, termasuk pembatalan penerbangan.

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi, Tempat Wisata di Sekitarnya Masih Aman Dikunjungi

Pembatalan dilakukan karena hasil pemeriksaan terhadap abu vulkanik di runway dinyatakan positif.

Menurut siaran pers yang diterima, penutupan bandara dilakukan pada Selasa pagi mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.30 WIB. Hal ini sesuai dengan notam B0614/20.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian penutupan kembali diperpanjang pada pukul 11.30 hingga 13.30 WIB sesuai notam B0615/20. Penutupan kembali dilakukan pukul 13.30 hingga 15.30 karena melihat kondisi bandara yang belum normal, sesuai notam B6016/20.

Baca juga: Selain Mendaki, Ini 6 Alternatif Tempat Wisata Sekitar Gunung Merapi

Sebelumnya Airport Operation and Safety Senior Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Adi Soemarmo, Goentoro mengatakan bandara ditutup sejak pukul 09.30 hingga 15.30 WIB.

"Bandara Adi Soemarmo kita tutup karena pada saat dilakukan tes di landasan hasilnya positif terdapat abu vulkanik," ujarnya seperti dikutip siaran pers.

Beberapa penerbangan yang sebelumnya terjadi pembatalan juga sudah berjalan kembali.

Baca juga: Pendakian Gunung Merapi Ditutup, Ini 4 Obyek Wisata Alternatif Selain Mendaki

Diberitakan Kompas.com, Gunung Merapi kembali meletus dan mengeluarkan awan panas. Letusan gunung kali ini terjadi pada Selasa (3/3/2020) sekitar 05.22 WIB.

Berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta, letusan terjadi selama 450 detik.

Akibat letusan, muncul kolom abu setinggi 6.000 meter dari kawah gunung. Muncul pula awan panas ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 kilometer.

Hingga kini, BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada. Status tersebut belum berubah sejak Mei 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.