Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasca Erupsi Gunung Merapi, Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka

Kompas.com - 04/03/2020, 10:33 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka pada Selasa (3/3/2020) pukul 15.30 WIB usai terdampak erupsi Gunung Merapi Selasa pagi.

Hal itu disampaikan oleh Shared Services and CSR Manager Bandara Adi Soemarmo Dedi Suwastono kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2020).

"Iya, Bandara Adi Soemarmo sudah buka kembali dari Selasa kemarin pukul 15.30 WIB. Jadi semua sudah berjalan normal," kata Dedi ketika dihubungi Kompas.com.

Erupsi Gunung Merapi pada Selasa berdampak pada beberapa penerbangan tujuan dari dan ke Solo, termasuk pembatalan penerbangan.

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi, Tempat Wisata di Sekitarnya Masih Aman Dikunjungi

Pembatalan dilakukan karena hasil pemeriksaan terhadap abu vulkanik di runway dinyatakan positif.

Menurut siaran pers yang diterima, penutupan bandara dilakukan pada Selasa pagi mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.30 WIB. Hal ini sesuai dengan notam B0614/20.

Kemudian penutupan kembali diperpanjang pada pukul 11.30 hingga 13.30 WIB sesuai notam B0615/20. Penutupan kembali dilakukan pukul 13.30 hingga 15.30 karena melihat kondisi bandara yang belum normal, sesuai notam B6016/20.

Baca juga: Selain Mendaki, Ini 6 Alternatif Tempat Wisata Sekitar Gunung Merapi

Sebelumnya Airport Operation and Safety Senior Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Adi Soemarmo, Goentoro mengatakan bandara ditutup sejak pukul 09.30 hingga 15.30 WIB.

"Bandara Adi Soemarmo kita tutup karena pada saat dilakukan tes di landasan hasilnya positif terdapat abu vulkanik," ujarnya seperti dikutip siaran pers.

Beberapa penerbangan yang sebelumnya terjadi pembatalan juga sudah berjalan kembali.

Baca juga: Pendakian Gunung Merapi Ditutup, Ini 4 Obyek Wisata Alternatif Selain Mendaki

Diberitakan Kompas.com, Gunung Merapi kembali meletus dan mengeluarkan awan panas. Letusan gunung kali ini terjadi pada Selasa (3/3/2020) sekitar 05.22 WIB.

Berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta, letusan terjadi selama 450 detik.

Akibat letusan, muncul kolom abu setinggi 6.000 meter dari kawah gunung. Muncul pula awan panas ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 kilometer.

Hingga kini, BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada. Status tersebut belum berubah sejak Mei 2018.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com