Kompas.com - 19/03/2020, 18:32 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu kuliner khas Bangka yang memiliki adonan berbentuk seperti mi dengan tekstur lembut dan kenyal adalah lakso.

Baca juga: Rekomendasi 4 Penginapan di Sungailiat Bangka

Biasanya, lakso dihidangkan dengan campuran tauge, potongan daun bawang, dan perasan jeruk kunci.

Kamu juga bisa tambahkan sedikit sambal dan potongan daging ayam suwir agar rasanya semakin nikmat.

Bila ingin menikmati lakso, kamu bisa membuat sendiri di rumah. Bahan lakso mudah ditemukan, cara membuatnya pun cukup mudah.

Baca juga: 6 Spot Foto Instragramable di Eco Park Sungailiat Bangka

“Bahan-bahan lakso terdiri dari tepung beras 500 gram, tepung sagu 600 gram, air 1.400 ml, dan garam 1 sdm,” kata Cook Supervisor Novilla Boutique Resort, Melianty, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/3/2020).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

[ Lakso Bangka, Kuah Santan Nggak Ada Lawan! ] • Ini bukan mie udon ya. Ini lakso! Bahan utamanya adonan tepung beras dan sagu. Lalu adonannya dicetak seperti cetakan putu mayang. Mie kenyal dan gurih ini kemudian disiram dengan kuah santan. Kuahnya berwarna kuning, terbuat dari kunyit, kemiri, bawang merah dan putih termasuk ikan tenggiri. • Sebagai provinsi kepulauan, Bangka Belitung punya banyak sekali warisan kulinari berbahan dasar seafood. Dan Lakso seperti ini mudah sekali ditemukan di warung makan atau tempat jajanan pasar. Harganya? Merakyat. Tapi rasa tak bisa didebat. Jaminan enak! Bisa dinikmati dengan tambahan taburan bawang goreng atau bawang daun serta perasan jeruk dan jangan lupa, sambalnya! • Jika kalian ingin merasakan sensasi rasa gurih dan wangi rempah beradu dengan nikmatnya kuah ikan, coba saja makanan tradisional khas Bangka ini saat sarapan atau nikmati bersama keluarga saat akhir pekan. Yuk, geliatkan perekonomian rakyat dengan menikmati kuliner tradisional. #UMKMBabelEksis • ???? : Fadhilah Rahman Dhilaga ???? : Lakso Khas Bangka ???? Pangkalpinang

A post shared by Creativity Laboratory (@specta.lab) on Jan 21, 2020 at 6:09pm PST

Untuk membuat lakso, tepung beras dicampur dengan air dan diaduk hingga rata dan tidak menggumpal. Selanjutnya, masak di atas api kecil sambil diaduk agar tidak gosong.

Setelah adonan yang berwarna putih tersebut hampir matang, diamkan hingga setengah dingin sebelum dicampur dengan tepung sagu yang telah disiapkan.

Adonan kemudian diaduk kembali hingga kalis. Selanjutnya, timbang adonan hingga lebih kurang masing-masing 350 gram dan dibentuk bulat hingga siap cetak.

“Air yang sudah disiapkan direbus hingga mendidih. Cetak adonan langsung di atas air mendidih seperti pembuatan cendol. Setelah adonan mengapung, angkat dan rendam di dalam air matang hingga dingin. Setelah adonan dingin, tiriskan,” kata Melianty.

Membuat kuah lakso

Langkah selanjutnya adalah membuat kuah lakso. Bahan-bahan yang disiapkan antara lain adalah ikan sebanyak 300 gram yang telah direbus dan digiling halus dan bumbu halus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Travel Update
Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Travel Update
Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.