Bukan Tisu Toilet, Warga Perancis Panik Borong Roti Baguette Saat Pengumuman Lockdown

Kompas.com - 22/03/2020, 09:07 WIB
Ilustrasi Baguette. shutterstock.com/alexpro9500Ilustrasi Baguette.

KOMPAS.com – Dalam menghadapi kebijakan pembatasan keluar rumah akibat pandemi virus corona (Covid-19), sebagian masyarakat dunia berlomba menambah persediaan tisu toilet.

Namun, menurut laman thelocal.fr, Kamis (19/3/2020), warga negara Perancis tidak begitu tertarik menambah persediaan tisu toilet layaknya negara di Eropa yang lain.

Warga Perancis justru berbondong-bondong pergi ke toko roti untuk membeli baguette. Mereka takut kehabisan persediaan roti panjang dengan tekstur keras ini.  

Baca juga: Imbauan KBRI: Turis Indonesia Diminta Tunda Pergi ke Perancis karena Virus Corona

Negara yang memiliki penduduk 67 juta orang tersebut mengonsumsi setidaknya 9 miliar roti setiap tahunnya. Bahkan, mereka memiliki kompetisi untuk baguette terbaik di Paris.

 

Bisnis toko roti juga menjadi salah satu beberapa bisnis layanan penting yang diizinkan untuk tetap buka di Perancis, di tengah kebijakan lockdown (pengurungan) akibat pandemi virus corona. 

Orang-orang berbaris sebelum masuk ke toko roti di Rennes, 16 Maret 2020. Mereka berdiri dengan jarak tertentu untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Damien MEYER / AFP)DAMIEN MEYER Orang-orang berbaris sebelum masuk ke toko roti di Rennes, 16 Maret 2020. Mereka berdiri dengan jarak tertentu untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Damien MEYER / AFP)

Syaratnya adalah mereka buka di bawah langkah-langkah ketat antisipasi lockdown anti-virus yang mulai efektif Selasa (17/3/2020) lalu.

Bisnis toko Roti di Perancis saat masa lockdown mengalami permintaan yang tinggi. Permintaan ini rata di kota besar maupun pedesaan. 

“Jumlah penjualan kami berlipat ganda sejak Senin (16/3/2020). Sekarang kami menjual 800 baguette per hari,” kata Sales Manager toko roti yang terhubung dengan sebuah supermarket besar di Paris utara, Addenour Koriche, kepada AFP, Rabu (18/3/2020), mengutip thelocal.fr.

“Kemarin, misalnya, kami tidak memiliki sisa baguette untuk dijual pada pukul tiga sore,” tambahnya.

Baca juga: Update Corona di Perancis: Museum Louvre hingga Menara Eiffel Tutup

Meski tak ada sisa baguette, toko roti tersebut tetap buka selama 5 jam ke depan. Toko tersebut juga memiliki beberapa garis hitam di lantai untuk pembatasan jarak aantar pengunjung (social distancing).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X