Restoran Ramen Milik Mantan AKB48 Luncurkan Kupon Online Bayar di Awal

Kompas.com - 14/04/2020, 19:02 WIB
Ilustrasi ramen. Berbeda dengan udon atau soba, ramen punya tekstur yang lentur, berpostur gemuk, dan berwarna kuning. SHUTTERSTOCKIlustrasi ramen. Berbeda dengan udon atau soba, ramen punya tekstur yang lentur, berpostur gemuk, dan berwarna kuning.

KOMPAS.com – Beberapa restoran di Jepang masih belum diperintahkan untuk tutup. Kendati demikian, wabah virus corona (Covid-19) berimbas pada kerugian industri restoran.

Deklarasi resmi keadaan darurat di Tokyo dan beberapa prefektur terpadat di Jepang, membuat banyak masyarakat Jepang memilih bersantap di rumah.

Dikutip dari Soranews24, gelombang telecommuting (bekerja dari rumah) membuat restoran yang biasa melayani makan siang dan pesta makan malam antar rekan kerja jadi sepi pengunjung. 

Menanggapi hal tersebut, banyak restoran di Jepang yang menawarkan layanan bungkus makanan (take away).

Baca juga: Asyik! Jelajahi Seluruh Dunia Harry Potter Melalui Tur Virtual

Akan tetapi di Jepang, layanan tersebut terbilang terbatas. Layanan bungkus makanan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di sekitar restoran.

Beberapa restoran juga kewalahan jika harus membuka layanan bungkus makanan.

Pasalnya makanan berkuah seperti ramen akan sulit untuk dibungkus dan mempertahankan rasa makanan. 

Yagumo Ramen di Jepang.Dok. Soranews24 Yagumo Ramen di Jepang.

Salah satu ramen milik mantan anggota AKB48 Umezawa Mayuka, bernama Yagumo, sudah menawarkan layanan bungkus dan pesan antar.

Namun kedua layanan tersebut menyebabkan biaya yang meningkat.

Tidak hanya untuk menutupi biaya pengiriman, tetapi juga dalam penggunaan wadah yang perlu disediakan Yagumo.

Baca juga: Hotel Tutup di Solo Bertambah, 1.000-an Karyawan Terpaksa Dirumahkan

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X