Kompas.com - 12/05/2020, 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Tak jarang daging sapi yang diolah malah menjadi alot dan keras. Untuk membuatnya empuk ternyata dibutuhkan beberapa cara yang mudah dilakukan.

Baca juga:
Aneka Resep dan Tips Masak Hidangan khas Idul Adha, Sate sampai Gulai
Cara Simpan Daging Sapi agar Awet hingga 2 Bulan

Kamu bisa mengempukkan daging sapimu dengan cara memarinasinya bersama nanas, memukulnya dengan palu daging, dan masih banyak lagi.

Chef Aguk Prasetiyo dari Hotel Santika Cirebon memberi 3 cara untuk membuat tekstur daging sapi menjadi empuk dan tidak alot saat dimakan.

Ilustrasi tukang daging memotong wagyu grade A5, daging sapi mahal khas Jepang berkualitas tinggi. SHUTTERSTOCK/GUMPANAT Ilustrasi tukang daging memotong wagyu grade A5, daging sapi mahal khas Jepang berkualitas tinggi.

1. Potong daging berlawanan dari arah serat

"Kalau mau paktisnya dan punya alat yang lebih lengkap, bisa dipresto akan lebih cepat empuknya. Namun kalau tidak punya, bisa diperhatikan cara memotongannya," jelas Aguk saat dihubungi oleh Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Ada cara memotong daging sapi sebelum diolah agar lebih empuk, yaitu dengan memotong daging berlawanan dari arah seratnya.

“Jangan ngikut serat, kita lihat dulu seratnya kemana, kalau sudah ketemu bilang dipotong berlawanan arah seratnya,” jelas Aguk.

Terdapat informasi beredar bahwa daging harus dimasak dalam waktu yang lama agar empuk. Namun, jangan lakukan hal tersebut.

Semakin lama dimasak, sari daging dan rasa gurih khas daging akan hilang. Kalau ingin merebus daging agar lebih empuk maksimal 45 menit.

2. Marinasi dengan nanas

Selain itu kamu juga bisa mengempukkan daging dengan cara alami yaitu dimarinasi bersama nanas. Nanas memiliki kadar asam yang tinggi sehingga bisa membuat daging empuk.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Daging Steak Jadi Empuk dan Juicy

Caranya, potong nanas tipis-tipis, haluskan lalu campur dengan daging dan tunggu hingga 30 menit. Biarkan zat asam dari nanas bekerja dan membantu mengempukkan daging.

Setelah selesai dimarinasi, daging siap dimasak.

Beef Chuck, salah satu potongan daging sapi.shutterstock.com Beef Chuck, salah satu potongan daging sapi.

3. Dibungkus dengan daun pepaya

Selain nanas, daun pepaya juga memiliki kadar asam yang mampu membantu mengempukkan daging.

Caranya, bungkus daging dengan daun pepaya kemudian diamkan selama lebih kurang 1 jam.

Terkadang ada pula yang mengempukkan daging dengan menusuk-nusuk daging menggunakan garpu yang bertujuan untuk mematikan serat.

Namun cara tersebut dinilai malah merusak daging dan membuat kualitas daging menurun.

“Kalau mau jangan ditusuk pukul dengan alat pemukul daging yang benar, karena cara itu bisa melembekkan serat dan membuat daging tipis,” papar Aguk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Jalan Jalan
Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Travel Update
Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.