Kompas.com - 24/05/2020, 17:13 WIB
ilustrasi lontong Teguh Jati Prasetyo / shutterstockilustrasi lontong

JAKARTA, KOMPAS.com - Serupa tetapi tidak sama. Ini perbedaan ketupat, lontong, dan buras.

Sama-sama berbahan dasar beras, tiga makanan ini memiliki perbedaan dari bentuk, cara memasak, hingga bahan-bahannya.

Lontong

"Lontong adalah makanan yang dibuat dari beras yang dicuci bersih, kemudian dimasukkan ke dalam daun pisang," papar Executive Chef Santika Mataram Lombok, Nyoman Putra Yasa, saat dihubungi oleh Kompas.com, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Cara Membuat Lontong dan Tips Menyimpan agar Tidak Mudah Basi

Metode masak lontong biasanya direbus dengan air yang banyak. Rasa lontong tawar seperti nasi. Lontong kerap disantap bersama sate.

Ketupat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketupat umumnya berbahan dasar beras. Kulit ketupat terbuat dari daun kelapa muda yang dianyam menjadi bentuk tertentu, biasanya bentuk segiempat.

Baca juga: 8 Tips Beli Ketupat Matang yang Bagus, Buat yang Tak Sempat Masak Sendiri

Kemudian diberi beras di dalamnya. Ketupat yang sudah diberi beras akan direbus selama beberapa jam hingga menjadi nasi padat. Ketupat biasa dimakan bersama opor ayam dan makanan berkuah lainnya.

Ilustrasi burasAntomuda / shutterstock Ilustrasi buras
Buras

Buras merupakan kudapan khas Suku Bugis. Buras mirip lontong. Namun bentuk buras lebih pendek dibanding lontong.

Biasanya buras menggunakan bahan beras yang dimasak bersama santan. Rasanya pun lebih gurih, tidak seperti lontong yang terasa tawar.

Baca juga: Apa Itu Buras? Makanan Mirip Ketupat Khas Masyarakat Bugis

"Buras menjadi makanan wajib untuk disajikan dalam beberapa acara besar Suku Bugis seperti pertunangan, pernikahan atau tahlilan," papar Eksekutif Chef Suwanta Hotel Four Points by Sheraton Makassar, kepada Kompas.com, Minggu (24/5/2020).

Ilustrasi buras, ketupat, dan coto makassar. Dok. Shutterstock/Ika Koentjoro Ilustrasi buras, ketupat, dan coto makassar.

Cara memasak buras, biasanya dikukus selama 45 menit hingga nasi matang. Buras nikmat disantap dengan coto Makassar, conro, dan bakso.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.