10 Tempat Wisata di Sekitar Bandara YIA yang Bisa Dikunjungi

Kompas.com - 30/08/2020, 07:07 WIB
Wisata Kalibiru di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Shutterstock/Naufal Ilham SWisata Kalibiru di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

7. Kalibiru

Kalibiru terletak di Jalan Waduk Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, berada di ketinggian sekitar 450 mdpl.

Berbeda dengan Pule Payung, pengunjung harus trekking mengikuti arah jalan untuk menuju ke spot utama Kalibiru.

Memiliki pemandangan bukit yang hijau dan Waduk Sermo, pengunjung bisa menikmati dan berfoto di menara pandang yang berupa pohon pinus dengan papan dan tangga. Di Kalibiru pengunjung juga dapat bermain wahana High rope dan Flying fox.

Biaya masuk ke Kalibiru sebesar Rp 10.000 dan biaya spot foto berisar Rp 10.000 – Rp 30.000. kalibiru buka setiap hari dari pukul 06.30 - 17.00. Kalibiru dapat ditempuh dalam waktu 40-45 menit dengan jarak 20 km dari YIA.

8. Bukit Pethu

Bukit Pethu terletak di Dusun Tegalrejo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, berada di ketinggian sekitar 450 mdpl. Berjarak sekitar 17 km dari Bandara Internasional Yogyakarta dengan waktu tempuh 40-45 menit.

Baca juga: Puncak Suroloyo, Indahnya Senja di Atap Pegunungan Menoreh

Bukit Pethu memiliki rumah pohon dengan pemandangan Waduk Sermo dan bukit yang indah. Di Bukit Pethu juga terdapat gardu panjang setinggi 2,5 meter berwarna-warni dengan balon udara di ujung yang sering dijadikan spot foto menarik.

Operasional Bukit Pethu dibuka setiap hari mulai pukul 06.30 – 17.30, tidak ada biaya masuk Bukit Pethu, tetapi pengunjung harus memasuki gerbang Waduk Sermo yang dikenai biaya Rp5.000.

9. Suaka Margasatwa Sermo

Suaka Margasatwa Sermo terletak di Jalan Sermo-Kokap, Dusun Klebu, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Klon Progo.

Tempat ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat, berjarak 15 km dari Bandara Internasional Yogyakarta dengan waktu tempuh 30-35 menit.

Pengunjung dapat berfoto dengan latar pohon-pohon besar yang kokoh dan dedaunan yang jatuh secara alami menambah kesan natural.

Baca juga: Wisata ke Air Terjun Kedung Pedut, Main Air di Kolam Pemandian Alami

Di samping kawasan Suaka Margatawa, terdapaat lintasan jalan yang biasanya digunakan untuk trekking sepeda.

Kawasan ini merupakan hutan lindung bagi punai gading, kepodang hitam, bondol Jawa, cucak kutilang, dan tekukur.

Pengunjung tidak perlu membayar biaya masuk alias gratis, tapi harus menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di kawasan Suaka Margasatwa Sermo.

10. Yogyakarta Orangutan Center

Yogyakarta Orang Utan Center atau Wildlife Rescue Center Yogyakarta berlokasi di Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, dengan luas sekitar 14 hektar.

Jaraknya sekitar 19 km dari Bandara Internasional Yogyakarta dengan waktu tempuh sekitar 30-35 menit.

Yogyakarta Orangutan Center merupakan tempat konservasi satwa yang terancam punah. Pengunjung dapat melihat dan bahkan menyentuh hewan, tetapi tidak boleh sembarangan memberikan makan.

Baca juga: Mudik ke Kulon Progo, Yuk Mampir ke Pemecah Gelombang Pantai Glagah

Tempat ini juga tidak dibuka untuk umum. Bila hendak mengunjungi harus melakukan reservasi dan harga tiket masuk sebesar Rp 8.000 per orang.

Operasional Yogyakarta Orangutan Center dibuka setiap Senin–Sabtu mulai jam 8 pagi hingga jam 3 sore.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Whats Hot
Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Whats Hot
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Jalan Jalan
Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Whats Hot
Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Whats Hot
Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Whats Hot
Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Whats Hot
Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Whats Hot
Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Whats Hot
Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Whats Hot
Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Whats Hot
Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Whats Hot
Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Whats Hot
Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Whats Hot
Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X