Kompas.com - 05/10/2020, 14:02 WIB

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengubah logonya pada Senin (28/9/2020) bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-75.

Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun Facebook resminya, Sabtu (3/10/2020), disebutkan bahwa perubahan logo dilakukan guna mengikuti perkembangan zaman dan agar tetap relevan.

Baca juga: 8 Langkah Pesan Tiket Kereta Api Via KAI Access

“Melalui logo baru ini, diharapkan memberikan spirit baru bagi Kereta Api Indonesia untuk mewujudkan visi berlandaskan pada nilai-nilai utama yang baru yaitu AKHLAK: Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” seperti yang tertera dalam unggahan tersebut.

Logo kelima PT KAI merupakan tulisan KAI berwarna biru tua dan oranye dengan sebuah garis pada huruf A.

Logo PT KAI.dok. Facebook KAI121 Logo PT KAI.

Garis pada huruf tersebut merupakan bentuk rel kereta yang digambarkan dengan garis menyambung ke atas pada huruf A.

Garis tersebut memiliki makna harapan PT KAI untuk terus maju dan menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik yang terintegrasi, terpercaya, bersinergi, dan kelak dapat menghubungkan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Baca juga: 7 Fakta tentang Kereta Istimewa, Kereta Api Terbaru dari PT. KAI

Sementara penggunaan italic pada huruf A menggambarkan karakter perusahaan yakni progresif, berpikiran terbuka, dan tepercaya.

Makna dibalik pemilihan warna

Huruf A pada logo baru PT KAI menggunakan warna oranye. Warna tersebut menunjukkan antusiasme, kreativitas, tekad, kesuksesan, dan kebahagiaan.

Sementara warna biru tua pada huruf K dan I dianggap menunjukkan stabilitas, profesionalisme, amanah, dan kepercayaan diri.

“Perbedaan warna pada huruf diharapkan dapat mencerminkan hubungan yang harmonis dan kompeten antara KAI dan seluruh pemangku kepentingan,” lanjut keterangan pada unggahan tersebut.

Logo PT KAI.dok. Facebook KAI121 Logo PT KAI.

Sejauh ini, PT KAI telah melakukan perubahan logo sebanyak lima kali. Logo pertama merupakan sayap kembar berwarna hijau tua yang digunakan pada 1953–1988.

Sementara logo kedua adalah segilima berwarna biru tua yang memiliki huruf KA, akronim Kereta Api yang dibentuk dari roda boogie kereta api. Logo digunakan pada 1988–1990.

Baca juga: Penjelasan Lengkap 5 Subkelas Kereta di PT KAI

Logo ketiga digunakan pada 1991–2011. Logo tersebut merupakan jajar genjang berwarna oranye yang memiliki siluet kereta cepat berujung runcing. Di bawah logo ada tulisan “KERETAPI”.

Untuk logo keempat, logo tersebut merupakan karya Farid Stevy Asta yang memenangkan kontes logo terbuka. Logo dengan gambar anak panah tersebut digunakan pada 2011–2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Jalan Jalan
Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Travel Update
Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.