Kompas.com - 27/10/2020, 09:09 WIB

KOMPAS.com – Thailand memiliki special tourist visa (STV) untuk mengakomodasi wisatawan asing yang akan liburan jangka panjang di sana.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno mengatakan, sistem tersebut dapat diterapkan di Indonesia.

“Bisa saja diterapkan. (Tapi) balik lagi, orang yang mau lakukan perjalanan jauh dan lama biasanya yang sudah settle,” kata dia dalam TravelCast, podcast Kompas.com kanal Travel bertajuk “Update Industri Pariwisata bersama Astindo”, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Biaya Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Pesawat Turun

Jika Indonesia menerapkan sistem tersebut bagi wisatawan mancanegara (wisman) saat perbatasan sudah dibuka kembali, pasar yang diincar adalah wisman dengan kategori tertentu.

Salah satunya adalah mereka yang memiliki waktu yang cukup lama untuk berlibur dan melakukan perjalanan panjang.

Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.

“Mungkin yang bisa disasar wisatawan yang sudah pensiun, usia lanjut, atau wisman yang memang high-end market yang sudah tidak perlu kerja,” ujar Pauline.

Menurutnya, pasar wisman tersebut sudah pasti akan menguntungkan industri pariwisata Indonesia karena melakukan pengeluaran yang tinggi.

Adapun pengeluaran dilakukan dalam penyewaan akomodasi, serta makanan selama wisman tersebut berlibur di Indonesia untuk waktu lama.

Skema visa turis di Negeri Gajah Putih

Pemerintah Thailand sudah menyambut kembali wisatawan asing sejak 1 Oktober 2020 melalui syarat khusus terbaru.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.