Kompas.com - 10/11/2020, 18:18 WIB
Museum Fatahilah adalah salah satu museum di kawasan Taman Fatahillah, Jakarta Barat yang populer di masyarakat Audia Natasha PutriMuseum Fatahilah adalah salah satu museum di kawasan Taman Fatahillah, Jakarta Barat yang populer di masyarakat

KOMPAS.com – Hari Pahlawan jatuh pada Selasa (10/11/2020). Untuk merayakannya, salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah museum hopping di Jakarta.

Berikut daftar lima museum di Jakarta yang bisa dikunjungi untuk museum hopping dalam rangka merayakan Hari Pahlawan yang telah Kompas.com rangkum, Selasa:

1. Museum Fatahillah

Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta terletak di Jalan Taman Fatahillah nomor 1, Taman Sari, Jakarta Barat. Tepatnya di dalam komplek Kota Tua.

Baca juga: Hari Pahlawan, Kisah Hotel Majapahit Surabaya yang Legendaris

Museum yang pada 1700-an merupakan balai kota Batavia memiliki beragam koleksi dan ruangan menarik, salah satunya adalah replika kamar Pangeran Diponegoro.

Ruang Pangeran Diponegoro di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu (12/8/2020). Pangeran Diponegoro sebelum diasingkan ke Manado sempat singgah di Batavia tepatnya di Stadhuis Batavia (Balaikota Batavia) untuk ditahan selama hampir sebulan sambil menunggu keputusan dari Dewan Pengadilan Belanda.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Ruang Pangeran Diponegoro di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu (12/8/2020). Pangeran Diponegoro sebelum diasingkan ke Manado sempat singgah di Batavia tepatnya di Stadhuis Batavia (Balaikota Batavia) untuk ditahan selama hampir sebulan sambil menunggu keputusan dari Dewan Pengadilan Belanda.

Jika ingin memasukinya, pengunjung wajib mengganti alas kaki dengan sandal khusus yang telah disediakan.

Selama berada di replika kamar salah satu pahlawan Indonesia, kamu dapat melihat beberapa lukisan yang berhubungan dengan Diponegoro.

Salah satunya adalah lukisan karya Raden Saleh yang dibuat pada 1857. Lukisan tersebut menggambarkan Diponegoro saat ditangkap oleh Jenderal Hendrik Markus de Kock.

Ada juga koleksi lainnya seperti peta perjalanan Diponegoro dari ditangkap hingga dibuang ke Manado dan Makassar.

Selama new normal, Museum Fatahillah buka setiap Selasa-Minggu mulai pukul 09:00-15:00 WIB.

Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).KOMPAS/PRIYOMBDO Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).

2. Museum Sumpah Pemuda

Museum ini berlokasi di Jalan Kramat Raya nomor 106, Senen, Jakarta Pusat. Bangunan ini dulunya merupakan tempat dicetuskannya deklarasi Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Beberapa tokoh nasional yang pernah tinggal di sana saat bangunan masih menjadi rumah kos mahasiswa adalah Muhammad Yamin dan Amir Sjarifoedin.

Baca juga: Mengenang Pahlawan Emansipasi Perempuan di Museum Kartini

Salah satu koleksi yang menjadi ikon Museum Sumpah Pemuda adalah patung W.R. Soepratman dan biolanya yang dapat dilihat wisatawan saat berkunjung ke sana.

Selama new normal, Museum Sumpah Pemuda buka setiap Selasa-Jumat mulai pukul 09:00-15:00 WIB.

3. Museum Keprajuritan Indonesia

Museum Keprajuritan di Taman Mini Indonesia IndahKOMPAS.com / FITRI PRAWITASARI Museum Keprajuritan di Taman Mini Indonesia Indah

Museum Keprajuritan Indonesia terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Tepatnya di jalur luar bagian selatan.

Adapun, museum tersebut menampilkan sejumlah diorama yang menggambarkan kisah panjang perjuangan Indonesia sejak beberapa abad yang lalu.

Ada juga diorama yang menggambarkan perjuangan rakyat Nusantara melawan para penjajah untuk mempertahankan Tanah Air. Selama berada di sana, wisatawan dapat “bertemu” dengan Gajah Mada, Cut Nyak Dien, dan Pattimura.

Selama new normal, Museum Keprajuritan Indonesia buka setiap Selasa-Minggu mulai pukul 09:00-16:00 WIB.

 

Museum Sasmitaloka Ahmad Yani di Menteng, Jakarta Pusat.https://idea.grid.id Museum Sasmitaloka Ahmad Yani di Menteng, Jakarta Pusat.

4. Museum Ahmad Yani

Museum ini terletak di Jalan Lembang nomor 67, Menteng, Jakarta Pusat. Setibanya di sana, kamu akan langsung disambut oleh gagahnya patung perunggu yang menggambarkan Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani.

Ahmad Yani merupakan salah satu korban G30S/PKI yang gugur terkena tujuh peluru dari senapan milik pasukan Tjakrabirawa yang dilepaskan di kediamannya sendiri.

Para pengunjung yang datang ke Museum Ahmad Yani dapat melihat lima lubang tembakan di sebuah pintu di sana.

Sembari merayakan Hari Pahlawan, kamu bisa berkunjung ke salah satu ruangan yang dahulu merupakan kamar Sang Jenderal.

Baca juga: Peneleh, Kampung Para Pahlawan dan Bapak Bangsa

Di sana, sejumlah koleksi pribadi dapat dilihat oleh wisatawan. Mulai dari beberapa seragam, pakaian dinas, koleksi sepatu, lencana, hingga peralatan rias Yayu Rulia Sutowiryo yang merupakan istrinya.

Selama new normal, Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani buka setiap Selasa-Minggu mulai pukul 08:00-16:00 WIB.

5. Museum AH Nasution

Foto Ade Irma Suryani Nasution bersama Lettu Pierre Tendean di Museum DR. A.H Nasution, Jakarta, Selasa (26/9/2017)KOMPAS.COM/Wienda Putri Novianty Foto Ade Irma Suryani Nasution bersama Lettu Pierre Tendean di Museum DR. A.H Nasution, Jakarta, Selasa (26/9/2017)

Berlokasi di Jalan Teuku Umar nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat, museum ini dulunya merupakan kediaman Jenderal AH Nasution yang tewas dalam G30S/PKI.

Di sana, wisatawan dapat melihat diorama yang menggambarkan penyerangan AH Nasution di kamar tidurnya, hingga penangkapan Lettu Pierre Tendean oleh pasukan Tjakrabirawa.

Sama seperti Museum Ahmad Yani, kamu dapat melihat bekas lubang yang merupakan hasil tembakan peluru di kamar tidur AH Nasution.

Saat berjalan-jalan di sana, jangan lupa untuk berkunjung ke salah satu kamar untuk melihat lukisan-lukisan Ade Irma yang merupakan putri bungsu AH Nasution, dan foto Ade Irma bersama Lettu Pierre Tendean.

Selama new normal, Museum AH Nasution buka setiap Selasa-Minggu mulai pukul 08:00-16:00 WIB.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X