Itinerary Road Trip ke Lampung, Alternatif Liburan Akhir Tahun 2020

Kompas.com - 03/12/2020, 11:13 WIB
Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak milik Elephant Response Unit di kamp Tegal Yoso, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Sabtu (29/8/2017).  Gajah-gajah jinak milik Elephant Response Unit dilatih untuk digunakan mengatasi konflik gajah liar dengan warga di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOGajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak milik Elephant Response Unit di kamp Tegal Yoso, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Sabtu (29/8/2017). Gajah-gajah jinak milik Elephant Response Unit dilatih untuk digunakan mengatasi konflik gajah liar dengan warga di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas

Hari Ketiga

  • Sarapan di Mie Lampung III

Kali ini, kamu bisa coba sarapan di luar hotel, yakni di Mie Lampung III. Mie Lampung punya tiga gerai, yaitu Mie Lampung I, Mie Lampung II, dan Mie Lampung III. Selain kedai yang ini, kamu juga bisa mengunjungi cabang lainnya.

Pastinya, ketiga gerai tersebut sama-sama legendaris karena merupakan bisnis keluarga yang ada sejak 1969. Lokasinya ada di Jalan Jenderal Sudirman nomor 108 R, Enggal, Tanjung Karang, Bandar Lampung.

Mengisi perut dengan seporsi mi buatan rumah dengan gurihnya kaldu dan potongan ayam rebus yang nikmat pastinya cukup untuk membuat hari jadi lebih semangat. Letaknya juga tak jauh dari hotel, hanya sekitar 3,5 km saja.

  • Main bersama gajah Taman Nasional Way Kambas

Tujuan wisata di hari ini adalah Taman Nasional Way Kambas yang terletak di Lampung Timur. Ini adalah salah satu taman nasional yang memiliki beragam koleksi flora dan fauna.

Tempat ini juga jadi lokasi pelatihan, perlindungan, dan konservasi gajah sumatera. Di sini, kamu bisa belajar dan berinteraksi langsung dengan para gajah.

Way Kambas juga sering dijadikan tempat penelitian satwa-satwa langka, baik peneliti nusantara maupun asing.

Baca juga: Bakso Sony, Satu Lagi Kuliner Legendaris di Bandar Lampung

Jarak taman ini dari lokasi sarapan tadi cukup jauh. Yakni mencapai 97 kilometer dengan waktu tempuh 2,5 jam.

  • Makan Malam di Bakso Sony

Setelah puas bermain di alam bersama para gajah, saatnya kembali ke kota Bandar Lampung untuk menikmati makan malam.

Kamu bisa coba kunjungi Bakso Sony yang legendaris. Saking terkenalnya, gerai baso ini sudah memiliki beberapa cabang. Salah satu cabangnya adalah di Jalan Wolter Monginsidi nomor 42 A, Bandar Lampung.

Seporsi Bakso Sony di Bandar LampungKOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Seporsi Bakso Sony di Bandar Lampung

Ada dua jenis bakso di sini, yakni bakso mie dan mie ayam bakso. Bakso mie merupakan bakso kuah pakai mie. Sementara mie bakso adalah mie ayam yang disajikan kering dengan tambahan bakso yang dipisah.

Jangan berangkat menuju Bakso Sony terlalu sore dari Way Kambas. Pasalnya perjalanan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dan Bakso Sony biasa tutup pukul 20.00 WIB.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X