Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyumas Zona Oranye, Tempat Wisata Buka Lagi

Kompas.com - 13/12/2020, 19:07 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang dikelola pemerintah kabupaten (Pemkab) resmi dibuka kembali pada Minggu (13/12/2020).

“Sudah pada dibuka hari ini. Sebetulnya sudah buka lama secara bertahap, tapi kemarin kita sempat lonjakan tinggi kasus Covid-19, sehingga Bupati ambil kebijakan,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Asis Kusumandani kepada Kompas.com, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Mencicipi Tahu Kupat Khas Banyumas, Enaknya...

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut daftar tempat wisata yang dikelola Pemkab Banyumas yang sudah dibuka kembali yang telah Kompas.com rangkum:

  • Lokawisata Baturraden
  • Bale Kemambang
  • Taman Rekreasi Andhang Pangrenan
  • Monuman Panglima Besar Jenderal Soedirman
  • Museum Wayang
  • Pemandian Kali Bacin

Asis menegaskan bahwa penutupan kembali tempat wisata bukan karena ada klaster wisatawan. Sebab, menurutnya protokol kesehatan yang diterapkan sudah semaksimal mungkin.

“Pertimbangannya, kayak hajatan dilarang tapi tempat wisata diperbolehkan. Sehingga biar tidak ada rasa iri, tempat wisata ditutup untuk pengendalian selama 14 hari kemarin,” ungkapnya.

Wisatawan dibatasi per kunjungan

Untuk Lokawisata Baturraden, Asis menuturkan bahwa pihaknya membatasi wisatawan menjadi maksimal 1.000 orang per kunjungan.

“Umpamanya jam 9 sudah 1.000 wisatawan, itu ditutup. Nanti jam 10 sudah keluar, kurang dari seribu (dibuka lagi). Bukan maksimal seribu wisatawan per hari,” ujar dia.

Sementara itu, untuk tempat wisata lain yang dikelola Pemkab Banyumas, kapasitas wisatawan per kunjungan masing-masing ditentukan sesuai luas area tempat wisata.

Obyek Wisata Pancuran Pitu di Baturraden.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Obyek Wisata Pancuran Pitu di Baturraden.

Meski tempat wisata yang dikelola Pemkab Banyumas sempat ditutup kembali, Asis mengutarakan bahwa tempat wisata yang tidak dikelola mereka tetap buka selama Banyumas masuk zona merah.

“Tidak ditutup, tapi kebetulan hujan terus, sehingga mungkin sepi. Kita juga pantau ketat dan surati. Kalau ada pelanggaran protokol kesehatan ada teguran, kemudian penutupan, lalu dicabut izinnya,” sambung dia.

Tutup untuk cegah penularan Covid-19

Diberitakan sebelumnya oleh Kompas.com, Selasa (24/11/2020), Pemkab Banyumas menutup kembali sejumlah tempat wisata untuk menekan penularan Covid-19.

“Tempat-tempat wisata kembali ditutup secara bertahap, apa pun bentuknya, baik milik pemerintah daerah maupun swasta,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Pendopo Sipanji Purwokerto, Banyumas, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Ini Sudah Tradisi di Banyumas, Buka Puasa Menyantap Keong

Sebelum ditutup, Achmad menjelaskan bahwa pihaknya juga akan memeriksa satu per satu tempat wisata yang memungkinkan terjadinya kerumunan.

“Tidak langsung semuanya, tapi bertahap, yang outdoor mungkin yang terakhir (ditutup),” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Travel Update
Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Travel Update
Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Travel Update
Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Travel Update
4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com