Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/06/2021, 09:09 WIB

KOMPAS.comPulau Lombok yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat ternyata menyimpan surga kecil di kaki Gunung Rinjani.

Surga tersebut ialah Kecamatan Sembalun yang terletak di Kabupaten Lombok Timur. Wilayah di lereng Gunung Rinjani itu dikenal dengan keindahan perbukitan yang menawan.

Sembalun juga menawarkan aktivitas seru untuk para wisatawan, mulai  dari mendaki Gunung Rinjani, memetik buah stroberi, menikmati indahnya Bukit Selong, hingga aktivitas wisata paralayang bagi pencinta adrenalin.


Banyaknya bukit yang ada di Sembalun lantas dimanfaatkan oleh warga setempat untuk dijadikan sebagai spot bermain paralayang.

Salah satunya seperti aktivitas paralayang yang dikembangkan oleh pusat pengembangan masyarakat sembalun atau Sembalun Community Development Center (SCDC).

Awal mula pengembangan paralayang di Sembalun

Pelaku usaha wisata paralayang di Desa Sembalun bernama Tommi menceritakan awal mula pengembangan aktivitas paralayang di desa tersebut.

Ia mengatakan pada awal tahun 2013, terdapat sekelompok fotografer dari Kota Mataram, Lombok yang bermain paralayang di Desa Sembalun.

Baca juga: 4 Penginapan Instagramable di Lombok untuk Dikunjungi Saat Liburan

Melihat aktivitas tersebut, anggota SCDC pun tertarik untuk mempelajari paralayang dan berniat untuk mengembangkannya menjadi aktivitas wisata disana.

"Jadi beberapa orang dulu belajar paralayang ini. Kita latihan dari mulai tahap siswa atau pelajar pemula, lalu PL 1, 2, 3, bahkan sampai ada yang punya lisensi instruktur terbang," kata Tommy kepada Kompas.com, Senin (31/5/2021).

Paralayang di Desa Sembalun, LombokDok. SEMBALUN PARAGLIDING Paralayang di Desa Sembalun, Lombok

Ia melanjutkan, pihaknya juga dilatih instruktur dari Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Malang.

Setelah selesai belajar dan mendapatkan kartu lisensi terbang, sambung Tommy, SCDC akhirnya membuat klub paralayang sendiri pada 2016 bernama Sembalun Paragliding Club.

Baca juga: Bukit Anak Dara Terbakar, Pendakian Rinjani via Sembalun Masih Aman

"Akhirnya 2016, kita bentuk klub sendiri dengan teman-teman kita yang sudah punya lisensi untuk terbang sebagai pemandu kita. Mulai saat itu, wisatawan yang mau main dan belajar pun bisa gabung dengan kita," ujar Tommi.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+