Hutan Kota Muntok di Bangka Barat, Tempat Penelitian Karbon hingga Pelestarian Flora dan Fauna Langka

Kompas.com - 05/07/2021, 12:57 WIB

"Tahun 2013 hanya ditemukan 14, kemudian pada 2019 dalam temporal lima tahun ditemukan 19 jenis. Adanya peningkatan jumlah jenis yang ditemukan sebesar lima jenis baru pada tahun 2019. Pada tahun 2020 dilakukan monitoring kembali ditemukan 26 jenis. Penambahan tujuh jenis baru," sambung Anggi.

Saat ini, ada 61 jenis flora dan 34 famili dengan total individu sebanyak 1.618. Jenis tumbuhan yang memiliki jumlah individu terbanyak yaitu karet (Hevea Braziliensis) sebanyak 311, Jelutung (Dyera costulata) sebanyak 170 dan ubar (syzigium cerina) sebanyak 167.

Keberagaman flora dan fauna di Hutan Kota PT Timah-Unmet Muntok dibanding tahun 2013 dan 2019, mengalami peningkatan jumlah jenis.

Upaya konservasi keanekaragaman hayati (kehati) yang telah dilakukan salah satunya ialah dengan menetapkan kawasan Hutan Kota di sekitar areal operasional.

Baca juga: 8 Tips Mengunjungi Geowisata Batu Belimbing di Bangka Selatan

Menariknya, hutan kota ini juga dilengkapi jogging track dan peta kawasan yang memudahkan pengunjung mencari langsung spot yang diinginkan.

Bupati Bangka Barat Sukirman mengapresiasi upaya PT Timah dalam mengelola Hutan Kota Muntok untuk ekosistem keaneragaman hayati dan juga lingkungan.

Selain memiliki fungsi ekologis, juga menjadi sarana peningkatan pengetahuan (penelitian mahasiswa) dan penyebaran informasi (studi banding).

Baca juga: Kampoeng Reklamasi Bangka, Bekas Tambang Kini Jadi Lahan Konservasi

 

Hutan Kota Muntok juga berkontribusi terhadap masyarakat sekitar operasi, misal untuk menjadi tempat jogging dan olahraga lainnya, tempat wisata, event-event bersama stakeholder dan wahana pendidikan bagi anak-anak.

"Alhamdulillah PT Timah sangat peduli dan bertanggungjawab melestarikan lingkungan," ucap Sukirman di Hutan kota Muntok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.