Kompas.com - Diperbarui 01/10/2021, 21:04 WIB
Bangunan yang merepresentasikan Kerajaan Majapahit di The Legend Star, Jatim Park 3, Kota Batu, Jumat (29/12/2017) KOMPAS.com / Andi HartikBangunan yang merepresentasikan Kerajaan Majapahit di The Legend Star, Jatim Park 3, Kota Batu, Jumat (29/12/2017)

KOMPAS.comKerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang berdiri di Nusantara.

Salah satu tempat terlengkap untuk melihat sisa-sisa kejayaan Kerajaan Majapahit adalah di Museum Trowulan di Mojokerto, Jawa Timur. 

Museum yang mengoleksi beragam arca bersejarah ini diduga berdiri di wilayah pusat pemerintahan kerajaan tersebut.

Sebab, Museum Trowulan berada dekat dengan beberapa situs peninggalan kebesaran Majapahit, di antaranya Kolam Segaran Jon, Candi Tikus, dan Candi Minak Jinggo. 

Baca juga: Sepenggal Majapahit di Museum Trowulan

Seperti dikutip dari "Tradisi Majapahit: Histori, Monarki, dan Kultur" karya Enung Nurhayati, Majapahit didirikan setelah runtuhnya Kerajaan Singhasari yang merupakan kerajaan paling besar dan kuat di Jawa.

Adapun Kerajaan Singhasari runtuh setelah Raja Kertanegara dan pimpinan kerajaan lainnya gugur di tangan pasukan Kerajaan Kediri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cerita Api Abadi Mrapen yang Padam, Kerajaan Majapahit hingga Api Obor Asian Games

Dengan meninggalnya para pemimpin, Kerajaan Singhasari berhasil dikuasai oleh Raja Jayakatwang yang merupakan penguasa Kerajaan Kediri pada masa itu.

Setelah jatuh di bawah kekuasaan Kerajaan Kediri, salah satu keturunan Raja Kertanegara, Prabu Wijaya, berniat untuk merebut kembali tampuk kekuasaan dari Kerajaan Kediri.

Prabu Wijaya diketahui sebagai putra Dyah Lembu Tal, cucu Mahisa Campaka atau Narasinghamurti. Wijaya juga diketahui sebagai keturunan langsung dari Ken Arok dan Ken Dedes, pendiri Kerajaan Tumapel.

Dilansir dari "Hikayat Majapahit: Kebangkitan dan Keruntuhan Kerajaan Terbesar di Nusantara" karya Nino Oktarino, berdirinya Majapahit sangat berkaitan dengan ekspedisi militer Orang Mongol ke Jawa pada abad ke-14.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Travel Update
Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Travel Update
Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update
Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Travel Tips
6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Jalan Jalan
6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Jalan Jalan
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

Jalan Jalan
Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.