Kompas.com - 29/07/2021, 07:33 WIB

KOMPAS.com - Semua obyek wisata di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, ditutup hingga awal Agustus guna mencegah keramaian pengunjung. 

Adapun obyek wisata yang ditutup, antara lain Taman Jam Gadang, Taman Marga Satwa Bukittinggi Kinantan (TMSBK), dan Taman Panorama Lobang Jepang. 

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Bukittinggi yang Wajib Dikunjungi

"Kota Bukittinggi memasuki periode PPKM Level 3, (sehingga) obyek wisata belum dibuka untuk umum, hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)," ujar Kepala Bagian Humas Pemkot Bukittinggi Yulman Yudhistira, Rabu (28/7/2021), dilansir dari Antara

Yulman menambahkan, obyek wisata di Kota Bukittinggi telah mengalami buka-tutup beberapa kali mengikuti rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sesuai dengan status kota tersebut.

Baca juga: Wisata Bukittinggi, Contek Itinerary 1 Hari Jelajah Ngarai Sianok

Sebagai informasi, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019. 

Dalam aturan yang berlaku mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 ini, semua tempat wisata umum ditutup sementara hingga wilayah tersebut dinyatakan aman berdasarkan penetapan pemerintah daerah setempat. 

Tetap datang meski obyek wisata tutup

Replika Jam Gadang yang dijual di Pasar Ateh, Bukittinggi, Sumatera Barat. KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Replika Jam Gadang yang dijual di Pasar Ateh, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Salah seorang pengunjung bernama Wahyu mengatakan, ia mampir ke Kota Bukittinggi dari Kota Padang meski telah mengetahui tentang penutupan semua obyek wisata. 

Baca juga: Itinerary Wisata Padang-Bukittinggi 3 Hari 2 Malam, Indahnya Ranah Minang

"Saya sudah tahu bahwa obyek wisata di Bukittinggi tutup, saya hanya sedikit berbelanja di Pasar Atas dan juga penasaran dengan bagaimana lengangnya kota ini yang biasanya selalu ramai hingga malam hari," ujarnya.

Menurutnya, kota tersebut tetap menjadi tujuan wisata, terutama bagi pengunjung dari Kota Padang menuju Pekanbaru. 

Baca juga: Rindu Bukittinggi? Yuk Liburan ke 6 Tempat Wisatanya

Dilansir dari Kompas.com, Kota Bukittinggi memiliki beragam tempat wisata sejarah dan alam.

Salah satu tempat wisata yang tak boleh dilewatkan adalah Jam Gadang. Bangunan yang didirikan tahun 1926 ini memiliki tinggi 36 meter dan sering dijadikan latar foto oleh wisatawan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

Travel Update
Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Travel Update
Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Travel Update
1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

Travel Update
Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.