Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Kompas.com - 30/07/2021, 13:13 WIB
Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditutup untuk umum sejak 21 Juni 2021 hingga 2 Juli 2021. Salah satu jejak arkeologis peninggalan Majapahit itu ditutup untuk umum guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍCandi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditutup untuk umum sejak 21 Juni 2021 hingga 2 Juli 2021. Salah satu jejak arkeologis peninggalan Majapahit itu ditutup untuk umum guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.


KOMPAS.com - Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di wilayah Indonesia. Kerajaan yang berpusat di Jawa Timur ini berdiri sekitar abad ke-14 Masehi (M).

Pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit adalah Raden Wijaya. Keberhasilannya mendirikan Majapahit tak bisa terlepas dari sejarah panjang Kerajaan Singasari.

Baca juga: Museum Ganesya Pamerkan Peninggalan Majapahit sampai Boneka Santet

Raden Wijaya, pewaris tahta Kerajaan Singasari

Dilansir dari jurnal berjudul Gajah Mada Sang Maha Patih Pemersatu Nusantara di Bawah Majapahit Tahun 1336 M- 1359 M, karya Agus Susilo dan Andriana Sofoarini, Raden Wijaya merupakan keturunan dari penguasa Kerajaan Singasari.

Ilustrasi Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit.Wikimedia Commons Ilustrasi Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit.

Raden Wijaya secara tidak langsung merupakan pewaris Kerajaan Singasari yang berhasil ditaklukan Kerajaan Kediri. Ia merupakan menantu dari Kertanegara, raja terakhir Singasari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Raden Wijaya berhasil menyelamatkan diri dari serbuan Kerajaan Kediri. Dengan bantuan Aria Wiraraja ia mendapat pengampunan dari Jayakatwang yang saat itu menjadi raja Kediri.

Baca juga: Sejarah Ayam Betutu, Hidangan Khas Bali Pengaruh Budaya Majapahit

Desa Majapahit di Hutan Tarik

Dilansir dari digital library Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Raden Wijaya mendapatkan wilayah di Hutan Tarik untuk mendirikan desa. Wilayah tersebut diberikan Raja Jayakatwang.

Hutan Tarik sendiri terletak di Delta Sungai Brantas. Dalam waktu singkat Raden Wijaya berhasil membuka kawasan hutan tersebut dan mendirikan sebuah desa yang diberi nama Majapahit.

Konon saat membabat Hutan Tarik, Raden Wijaya menemukan buah maja. Kebetulan buah maja yang ia cicipi rasanya pahit, sehingga menjadi nama Majapahit.

Baca juga: Cerita Api Abadi Mrapen yang Padam, Kerajaan Majapahit hingga Api Obor Asian Games

Usai mendirikan desa, Raden Wijaya berupaya keras untuk merebut simpati masyarakat. Ia pun menjadi pemimpin yang dicintai.

Serangan Dinasti Yuan

Sebelum berhasil ditaklukkan oeh Kerajaan Kediri, Singasari memiliki berkonflik dengan Dinasti Yuan di Tiongkok. Konflik tersebut muncul akibat Raja Kertanegara yang enggan membayar upeti pada Kaisar Mongol saat itu, Kubilai Khan.

Halaman:


Sumber iPusnas
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Chile Sambut Kembali Turis Asing Mulai Oktober 2021

Chile Sambut Kembali Turis Asing Mulai Oktober 2021

Travel Update
Sambut PON XX Papua 2021, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Papua

Sambut PON XX Papua 2021, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Papua

Travel Update
PPKM sampai 4 Oktober 2021, Mal 5 Daerah Ini Uji Coba Buka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

PPKM sampai 4 Oktober 2021, Mal 5 Daerah Ini Uji Coba Buka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Travel Update
Syarat Lengkap Pendakian Gunun Arjuno-Welirang, Bawa Bukti Vaksin Covid-19

Syarat Lengkap Pendakian Gunun Arjuno-Welirang, Bawa Bukti Vaksin Covid-19

Travel Update
Asyik! Rumah Winnie the Pooh Jadi Kenyataan dan Bisa Dipesan Wisatawan

Asyik! Rumah Winnie the Pooh Jadi Kenyataan dan Bisa Dipesan Wisatawan

Travel Update
Wajib Masuk Bucket List Liburan, Ini 6 Potensi Wisata Sabah di Pulau Borneo

Wajib Masuk Bucket List Liburan, Ini 6 Potensi Wisata Sabah di Pulau Borneo

BrandzView
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi, Hanya Jalur Pasuruan

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi, Hanya Jalur Pasuruan

Travel Update
Singapura Bakal Terima Wisatawan dari Indonesia Mulai 22 September

Singapura Bakal Terima Wisatawan dari Indonesia Mulai 22 September

Travel Update
Syarat Terbaru Terbang ke Indonesia untuk WNI per 17 September 2021

Syarat Terbaru Terbang ke Indonesia untuk WNI per 17 September 2021

Travel Update
Pencinta Hallyu, Ini 4 Kawasan Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Pencinta Hallyu, Ini 4 Kawasan Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Kemenhub Bantah Isu Penerbangan Internasional Mulai Dibuka di Bandara Bali

Kemenhub Bantah Isu Penerbangan Internasional Mulai Dibuka di Bandara Bali

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis ke Pinus Sari Yogyakarta Meningkat Saat Akhir Pekan

Jumlah Kunjungan Turis ke Pinus Sari Yogyakarta Meningkat Saat Akhir Pekan

Travel Update
5 Villa di Puncak dengan Private Pool, Ada yang Airnya Hangat

5 Villa di Puncak dengan Private Pool, Ada yang Airnya Hangat

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Penerbangan Internasional ke Indonesia untuk WNA, Efektif 17 September

Syarat Terbaru Penerbangan Internasional ke Indonesia untuk WNA, Efektif 17 September

Travel Update
Aturan Ganjil Genap Bakal Diterapkan di Sanur dan Kuta Bali Mulai 25 September

Aturan Ganjil Genap Bakal Diterapkan di Sanur dan Kuta Bali Mulai 25 September

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.