Kompas.com - 28/09/2021, 20:13 WIB
Seorang wisatawan dipandu petugas scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/9/2021) KOMPAS.COM/IKA FITRIANASeorang wisatawan dipandu petugas scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/9/2021)

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menerangkan hasil pengawasan uji coba pembukaan kembali tempat wisata dan taman rekreasi tahap I.

Berdasarkan keterangan resmi yang Kompas.com terima, Senin (27/9/2021), beberapa kendala yang ditemukan berkaitan dengan aplikasi PeduliLindungi.

Beberapa kendala yang dimaksud adalah masih banyak masyarakat yang belum paham tentang aplikasi tersebut dan pengecekan QR code berpotensi menyebabkan antrean panjang.

Adapun sinyal internet yang tidak stabil, gagal log-in, dan sulit check-in juga menjadi hambatan dalam menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga:

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (23/9/2021), salah satu tempat wisata yang mengalami kendala berupa sinyal provider yang kurang stabil adalah Pinus Pengger, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengantisipasi kendala tersebut, pihak pengelola memasang WiFi di tempat wisata. 

Masih ada wisatawan yang lepas masker

Salah satu ornamen untuk spot foto di Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Salah satu ornamen untuk spot foto di Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta.

Selain hambatan tersebut, terdapat pula hambatan lainnya, yakni pengunjung yang tidak memiliki telepon genggam, pengunjung berusia 12 tahun yang tidak bisa masuk ke taman rekreasi, dan kurangnya kesadaran pengunjung untuk menaati protokol kesehatan karena masih ada yang melepas masker.

Sementara dari sisi tempat wisata, masih ada taman rekreasi yang belum menyediakan imbauan tentang pembuangan masker pada tempat sampah infeksius, belum menyediakan transaksi pembayaran elektronik, dan belum menyediakan pengaturan jumlah dan jarak antar pengguna toilet pada saat yang bersamaan.

Tidak hanya itu, masih ada juga taman rekreasi yang memiliki pintu yang berhubungan langsung dengan akses keluar masuk warga di sekitar lokasi.

"Kami di pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah daerah dalam pembukaan destinasi wisata. Kami rutin melakukan evaluasi dalam uji coba pembukaan destinasi wisata, sebagai upaya langkah yang akan diambil dalam pembukaan destinasi wisata ke depannya," kata Menparekraf Sandiaga, Senin.

Pihaknya perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas Covid-19 untuk membuka kembali tempat-tempat wisata. 

Kendati demikian, angka penularan Covid-19 di daerah yang akan dibuka destinasinya menjadi salah satu bahan pertimbangan.

"Adapun uji coba tahap II adalah daerah/kota dengan level III dengan aturan dari Kemenparekraf," ujarnya.

Baca juga:

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi diperkuat

Uji coba Pinus Sari, Mangunan, Dlingo, Bantul Senin (13/9/2021)KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Uji coba Pinus Sari, Mangunan, Dlingo, Bantul Senin (13/9/2021)

Sandiaga menambahkan bahwa sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) dan penerapan Indonesia Care terus didorong. 

Sehingga, seluruh destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.

Baca juga: Jelajahi 6 Surga Indonesia, Bali Salah Satunya

"Selain itu, penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga akan terus dimasifkan, karena ke depan aplikasi PeduliLindungi akan menjadi gold standard kita ketika beraktivitas," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.