Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Kompas.com - 23/10/2021, 17:13 WIB
Aziza Zahwa Layla Madjid,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, terdapat beragam kerajinan tangan.

Kerajinan tangan tersebut bisa dibawa pulang oleh wisatawan sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman di kampung halaman.

Baca juga: Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam Banjarmasin, Belanja di Pasar Apung

Berikut enam oleh-oleh kerajinan tangan khas Banjarmasin yang Kompas.com sudah rangkum:

1. Miniatur rumah adat

Miniatur rumah adat suku banjar bisa menjadi salah satu pilihan cendera mata. 

Oleh-oleh ini juga bisa menjadi benda untuk memperkenalkan budaya banjar kepada teman dan keluarga di kampung halaman.

Miniatur rumah adat Banjar terdiri dari beberapa jenis, di antaranya tadah alas, cacak burung, balai kaki, joglo gudang, dan bubungan tinggi.

Baca juga: 6 Oleh-oleh Makanan Khas Banjarmasin, Ada Sambal Acan

2. Batu permata

Ilustrasi batu permata biru.SHUTTERSTOCK/loveaum Ilustrasi batu permata biru.

Saat berkunjung ke Banjarmasin, wisatawan dapat menjumpai aneka ragam kerajinan batu permata. 

Batu permata khas daerah ini terdiri dari beragam warna dan bentuk. Ada juga yang sudah dijadikan gelang, kalung, cincin, dan perhiasan lainnya.

Untuk membeli aksesoris batu permata, wisatawan bisa mengunjungi berbagai toko khusus permata di area Banjarmasin. Salah satunya adalah Pertokoan Cahya Bumi Shalawat di Jalan Ahmad Yani, Cindai Alus.

Baca juga: Kain Sasirangan, Kain Khas Suku Banjar dari Abad ke-12

 

3. Kain batik sasirangan

Batik sasaringan DOK.TribunBanjarmasin Batik sasaringan

Seperti daerah-daerah di Indonesia lainnya, Banjarmasin juga memiliki kain batik.

Adapun, nama sasirangan dari batik sasirangan diambil dari bahasa Banjarmasin yang berarti dijahit atau diikat.

Kain batik sasirangan pada mulanya digunakan sebagai ikat kepala, sabuk, sarung, selendang, dan kemben.

Namun seiring berjalannya waktu, kain batik ini juga dapat ditemukan dalam berbagai bentuk.

Baca juga: Itinerary Kulineran di Banjarmasin 4 Hari 3 Malam, Bisa Secara Virtual

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com