Kompas.com - 09/11/2021, 11:11 WIB
Suasana Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianSuasana Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021).

 

KOMPAS.comDesa Wisata Arborek di Distrik Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat sempat menyabet peringkat pertama dalam lomba Kampung Terbersih se-Papua Barat pada 2017.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Arborek bernama Ronald Mambrasar mengatakan, pada saat itu terdapat beberapa kampung yang direkomendasikan oleh masing-masing kabupaten di Papua Barat.

Baca juga: Arborek, Desa Wisata di Raja Ampat yang Punya Ikon Tersendiri

“Salah satunya adalah Arborek yang ikut lomba. Kaau tidak salah, dari Raja Ampat ada empat sampai lima kampung yang ikut. Awalnya, seleksi dilakukan lewat daerah karena ini acara provinsi,” ujar dia kepada Kompas.com di Desa Arborek, Raja Ampat, Rabu (27/10/2021).

Ia melanjutkan, Desa Arborek berhasil menang dalam tahap seleksi tingkat daerah dan masuk ke tahap provinsi. Pada tahap provinsi, desa ini berhasil dinobatkan menjadi Juara 1 Kampung Terbersih di Papua Barat.

Baca juga: Tak Melulu Naik Kapal, Wisata ke Raja Ampat Bisa Pakai Pesawat

Persiapan dilakukan berbulan-bulan

Kemenangan Desa Wisata Arborek dalam lomba Kampung Terbersih di Papua Barat merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan selama berbulan-bulan.

Suasana Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Suasana Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021).

“Arborek berhasil karena saat kita beri tahu untuk bersih-bersih, masyarakat ikuti dan bersih-bersih. Pulau Arborek ini luasnya 7 hektar, pembersihan dilakukan selama tiga bulan,” jelas Ronald.

Dirinya menambahkan, konsep bersih-bersih Kampung Arborek diatur menjadi tiga kali dalam seminggu. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan para warga dalam mencari nafkah.

Baca juga: Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Setelah hari sebelumnya para warga bersih-bersih, hari berikutnya mereka bebas melakukan banyak hal selain mencari nafkah. Misalnya adalah mencari bahan-bahan untuk makan atau mengurus kepentingan keluarga.

“Besoknya, baru bersih-bersih lagi. Pada sebulan terakhir sebelum lomba, itu kami selalu bersih-bersih sepanjang minggu. Kecuali jika ada kepentingan keluarga,” lanjut Ronald.

Baca juga: Perajin Anyaman di Desa Wisata Arborek Papua Barat Kehilangan Pembeli Akibat Pandemi

Menurut dia, nihilnya kesulitan untuk mengajak warga Arborek membersihkan kampung tercermin dalam bersihnya area kampung secara keseluruhan, setiap rumah, dan bahkan toilet.

“Waktu lomba yang dilihat kebersihan sampai ke dalam toilet, dan setiap rumah dicek. Dicek kondisi penataan rumah, warna rumah, dan dapur itu juga dicek. Hadiah menang lomba dibagikan kepada warga, karena ini hasil dari jerih payah warga,” tutur Ronald.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.