Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Syarat Bebas Karantina bagi PPLN di Bali, Sudah Berlaku

Kompas.com - 08/03/2022, 12:03 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai Senin (07/03/2022), pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dapat masuk ke Bali melalui jalur udara dan laut tanpa harus menjalani karantina.

Ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, berdasarkan salah satu keputusan dari rapot koordinasi bersama Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi.

"Uji coba bagi PPLN baru akan dilakukan di Bali, menyusul tanggal 14 Maret di Bintan dan Batam," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang dipantau secara virtual, Senin (07/03/2022).

Baca juga:

Syarat bebas karantina di Bali bagi PPLN

Saat kebijakan tersebut diberlakukan, semua PPLN yang datang tidak perlu melakukan karantina, namun harus tetap mengikuti beberapa persyaratan yang berlaku yaitu:

1. PPLN yang masuk sudah vaksinasi lengkap atau booster.

2. PPLN harus menunjukkan hasil negatif tes swab PCR dari negaranya sebelum berangkat.

3. PPLN memiliki bukti booking hotel yang sudah dibayar lunas minimal empat hari, atau menunjukkan domisili di Bali bagi warga negara Indonesia (WNI).

4. PPLN mengikuti tes swab PCR pada saat kedatangan, dan menunggu di kamar hotel sampai hasilnya keluar.

  • Jika hasil tes PCR negatif, maka PPLN dapat melakukan perjalanan ke semua destinasi wisata di Bali dengan protokol kesehatan ketat
  • Bila hasilnya positif, PPLN diwajibkan isolasi di hotel
  • Khusus PPLN yang lanjut usia dan kormobid, akan langsung dirawat di rumah sakit

5. Pada hari ke-3 PPLN wajib melakukan tes PCR kedua. Apabila hasilnya negatif, pada hari ke-4 PPLN dapat melakukan perjalanan ke luar Bali.

6. Untuk gelaran internasional yang akan dilakukan di Bali selama masa uji coba tanpa karantina ini, akan menerapkan tes antigen setiap hari kepada setiap peserta tanpa terkecuali.

Baca juga: Bali Percepat Bebas Karantina Jadi 7 Maret 2022, Ini Alasannya

"PPLN tetap harus memiliki asuransi kesehatan yang menjamin COVID-19 sesuai ketentuan," ujar Menparekraf.

Ia mengatakan, pihaknya masih terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mempersiapkan semua hal seperti kesiapan bandara dan alur kedatangan di bandara.

Termasuk juga regulasi dan surat edaran sebagai landasan pemberlakuan kebijakan tanpa karantina bagi PPLN ke Bali.

Ilustrasi orang Bali.PIXABAY/INNOKURNIA Ilustrasi orang Bali.

Kelanjutan hotel bubble di Bali setelah bebas karantina ditetapkan

Setelah bebas karantina diberlakukan bagi PPLN yang datang ke Bali, bagaimana kelanjutan dari aturan bubble di hotel-hotel Pulau Dewata?

Sandiaga mengatakan, kelanjutan hotel bubble di Bali akan ditentukan dari hasil uji coba peniadaan karantina pada 7 Maret 2022 yang berlangsung selama satu minggu.

"Kalau diputuskan akan diterapkan maka skema hotel bubble akan ditinjau kembali," pungkasnya.

Baca juga:

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com