Kompas.com - 09/03/2022, 10:03 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia akhirnya siap untuk menyambut kedatangan wisatawan asing dengan membuka kembali perbatasan internasional mereka, yang telah ditutup selama sekitar dua tahun karena pandemi Covid-19.

Dikutip Kompas.com dari New Straits Times, Selasa (08/03/2022), rencana Malaysia membuka pintu internasional direncanakan akan dilakukan pada 1 April 2022.

Baca juga:

Rencana pembukaan Negeri Jiran dilakukan seiring memasuki fase transisi dari pandemi menjadi endemi.

Pada Senin, Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, keputusan untuk membuka kembali perbatasan dibuat setelah mempertimbangkan berbagai aspek dengan cermat. 

Termasuk salah satunya aspek program vaksinasi nasional dan ekonomi, dengan manajemen risiko yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut dibuat berdasarkan tiga fundamental, yaitu data ilmiah, perbandingan dengan pembukaan kembali perbatasan negara lain, dan untuk memberikan kemudahan bagi para pemudik.

“Malaysia sekarang menjadi destinasi terbuka dan bisa dikunjungi semua orang," ujar Seri Ismail Sabri, seperti dilansir dari New Straits Times, Selasa.

Baca juga:

Ismail Sabri menjelaskan, wisatawan yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 tidak lagi diwajibkan menjalani karantina.

Mereka hanya perlu menjalani tes RT-PCR dua hari sebelum perjalanan dan melakukan tes antigen RTK (rapid test kit melalui air ludah) dalam waktu 24 jam setelah tiba di Malaysia.

"Menteri kesehatan akan mengumumkan rincian lebih lanjut besok (Rabu), untuk pelancong dengan status vaksinasi lain seperti mereka yang tidak dapat divaksinasi karena alasan kesehatan, atau individu yang tidak divaksinasi," terang Ismail Sabri dalam konferensi pers di DPR, Senin.

Sementara, untuk standar operasional prosedur khususnya di pintu masuk darat dan laut, juga akan segera diumumkan.

Batu Caves, Malaysia.UNSPLASH/Meriç Dağlı Batu Caves, Malaysia.

Rencana jalur VTL dengan negara tetangga

Ia mengatakan, untuk negara-negara yang belum sepenuhnya membuka kembali perbatasannya, pengaturan melalui skema Jalur Perjalanan yang Divaksinasi (vaccinated travel lane atau VTL) akan diterapkan.

Baca juga: Program Tanpa Karantina Naikkan Jumlah Turis di Langkawi Malaysia

Malaysia telah membuka skema VTL dengan Singapura, dan berencana mengumumkan rincian lebih lanjut mengenai VTL dengan Brunei, Indonesia serta Thailand.

Adapun Pemerintah Thailand pada Senin telah mengatakan skema VTL dengan Malaysia dijadwalkan untuk rilis pada 15 Maret.

Ismail Sabri juga menjelaskan, upaya menuju pembukaan kembali perbatasan secara aman secara bertahap atau 'Reopening Safely' sedang dilakukan oleh pemerintah beserta jajaran para menteri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.