Kompas.com - 10/03/2022, 17:31 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kawasan Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, membatasi pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas maksimal.

Itu karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Iya kami menerapkan maksimal 25 persen dari kapasitas," kata Ketua Koperasi Notowono yang mengelola sejumlah wisata di Kecamatan Dlingo, Purwo Harsono kepada Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Ia menjelaskan, pemberlakuan ini mengharuskan masing-masing wisata hutan, seperti Pengger dan Seribu Batu membatasi jumlah kunjungan wisata.

Baca juga: Upacara Melasti Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Bantul Yogyakarta

Selain melakukan pembatasan jumlah, pengunjung yang datang juga harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Rata-rata dibawah seribu wisatawan untuk kapasitas 25 persen," kata Ipung, panggilan akrab Purwo Harsono.

Wisata Bantul tetap buka saat PPKM level 4

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo memastikan tempat wisata tetap buka selama PPKM Level 4.

"Kita sesuai dengan ketentuan di Inmedagri, InGub, dan Inbup yakni menerapkan 25 persen kapasitas di setiap tempat wisata," kata Kwintarto.

Kebun Buah Mangunan dengan panorama kabut seakan berada di negeri di atas awanAnggara Wikan Prasetya/KOMPAS.com Kebun Buah Mangunan dengan panorama kabut seakan berada di negeri di atas awan

Dikatakannya, kapasitas 25 persen tidak masalah karena seperti di kawasan Pantai Parangtritis memiliki luas 600 hektar dan selama ini belum pernah melebihi 25 persen.

"Pantai kita 25 persen itu bisa ratusan ribu orang, padahal sepekan saja jumlah kunjungan tidak sampai 100 ribu orang," kata dia.

Baca juga: Serunya Naik Gerobak Sapi dan Nikmati Alam Pedesaan Bantul Yogyakarta

Kwintarto menyebut pihaknya tetap melakukan penertiban protokol kesehatan di kawasan wisata seperti di Parangtritis ada posko terpadu yang tugasnya mengedukasi wisatawan saat berkunjung ke Bantul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.