BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Kompas.com - 20/05/2022, 16:11 WIB
|

KOMPAS.com – Pelesiran dengan mengendarai karavan (campervan) tengah menjadi tren di kalangan wisatawan domestik. Ada beragam alasan konsep liburan ala bule ini digandrungi, salah satunya praktis.

Pada dasarnya, campervan adalah mobil yang dimodifikasi dengan memasukkan sejumlah elemen hunian, seperti dapur mini, ruang penyimpanan, tempat tidur, dan sarana hiburan.

Dengan begitu, wisatawan tidak perlu repot mencari hotel dan restoran karena kendaraan tersebut sudah mengakomodasi semua kebutuhan perjalanan. Kontak fisik dengan orang lain yang menjadi salah satu media penularan penyakit juga bisa diminimalisasi.

Tak hanya itu, pelesiran dengan campervan memberikan fleksibilitas. Wisatawan bisa leluasa berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain sambil menjajal rute-rute baru yang belum pernah dilewati. Hal ini akan menjadi pengalaman seru.

Banyak daerah #DiIndonesiaAja bisa dijadikan lokasi liburan menggunakan campervan, salah satunya Bali. Tak hanya spot-spot kece, di sana juga terdapat banyak penyewaan campervan dengan harga bervariasi. Jadi, kamu bisa menyesuaikan dengan kemampuan finansial.

Lalu, di mana saja spot campervan tersebut? Berikut ulasannya.

1. Bukit Asah, Karangasem

Pemandangan dari atas Bukit Asah. Pemandangan dari atas Bukit Asah.

Bukit Asah terletak di Desa Adat Bugbug, Kabupaten Karangasem. Semenanjung kecil ini berhadapan langsung dengan Laut Bali dan Pulau Kuan yang berbentuk seperti ikan paus. Sementara, di sisi kanan dan kiri bukit membentang pantai-pantai cantik. Salah satunya, Pantai Bias Putih atau yang lebih dikenal dengan Virgin Beach Bali.

Pemandangan luar biasa itu didukung dengan suasana Bukit Asah yang tenang lantaran jauh dari hiruk pikuk kota. Hal ini pula yang menjadikan udara di sana bersih. Jadi, dapat dibayangkan betapa menyenangkannya liburan di bukit tersebut.

Apalagi, fasilitas penunjang wisata di Bukit Asah termasuk lengkap. Mulai dari listrik, kamar mandi, hingga penyewaan peralatan masak sudah tersedia di sana. Kelengkapan tersebut tak terlepas dari dedikasi Badan Pengembangan Pariwisata Desa Adat Bugbug (BP2DAB) dalam mengelola Bukit Asah dengan baik.

2. Savana Tianyar, Karangasem

Suasana di Savana Tianyar, Kabupaten Karangasem. Suasana di Savana Tianyar, Kabupaten Karangasem.

Jangan buru-buru beranjak dari Karangasem. Pasalnya, kabupaten ini masih memiliki spot campervan lain yang wajib disambangi, yakni Savana Tianyar. Destinasi ini terletak di Kecamatan Kubu atau berjarak sekitar 48 kilometer (km) dari Bukit Asah.

Kamping di sabana akan menjadi pengalaman unik. Selain bisa melihat hamparan rumput dengan latar belakang Gunung Agung pada siang hari, kamu juga dapat menyaksikan pemandangan langit penuh bintang saat malam.

Savana Tianyar bakal terlihat lebih eksotis ketika musim kemarau. Sebab, rumput-rumput yang semula hijau berubah menjadi kuning. Suasananya kurang lebih mirip seperti sabana di Afrika.

3. Desa Pinggan, Bangli

Desa Pinggan menawarkan sensasi bak negeri di atas awan.  Indonesia Travel Desa Pinggan menawarkan sensasi bak negeri di atas awan.

Terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Desa Pinggan merupakan salah satu spot campervan populer di Bali. Pasalnya, desa ini menyuguhkan pemandangan matahari terbit yang menakjubkan dengan latar belakang Gunung Batur dan Gunung Agung. Menariknya, suguhan tersebut dapat dinikmati secara gratis.

Agar tidak ketinggalan momen matahari terbit, cobalah bangun pagi lebih awal atau sekitar pukul 05.30 Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA).

Selain panorama sunrise, kamu juga bisa merasakan sensasi negeri di atas awan di Desa Pinggan yang berada pada ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kamu akan menyaksikan hamparan kabut tebal menutupi desa-desa di bawahnya.

Karena terletak di kawasan pegunungan, suhu di Desa Pinggan termasuk dingin. Maka dari itu, jangan lupa bawa jaket tebal dan sepatu ketika kamping di sana.

4. Danau Beratan, Tabanan

Pura Ulun Danu Bratan yang mempercantik pemandangan Danau Beratan. Pura Ulun Danu Bratan yang mempercantik pemandangan Danau Beratan.

Dengan luas sekitar 375,6 hektare (ha), Danau Beratan memiliki banyak spot menarik yang cocok dijadikan lokasi campervan. Kendaraan yang digunakan pun bisa diparkir di tepi danau.

Adapun Danau Beratan berlokasi di kawasan wisata Bedugul, tepatnya di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Karena itu, panorama di sana begitu menakjubkan.

Selain dikelilingi perbukitan hijau, di tepian danau terdapat Pura Ulun Danu Bratan. Situs religi ini merupakan salah satu pura penting di Pulau Dewata lantaran berfungsi sebagai penjaga keharmonisan dan stabilitas kawasan.

Tak hanya dianugerahi bentang alam yang cantik, udara di Danau Beratan cenderung dingin karena berada di ketinggian 1.240 mdpl. Karena itu, wisatawan bisa menggelar barbeku pada malam hari untuk menghangatkan suasana sekaligus tubuh.

Kamu bisa membeli bahan makanan dari pedagang di sekitar danau. Sementara , peralatan barbeku dapat disewa dari pengelola tempat campervan.

Pada pagi hari, sempatkan diri untuk menikmati keindahan Danau Beratan. Coba pula beragam aktivitas seru, seperti memancing ikan, menaiki speed boat, berenang di danau, atau menyambangi Pura Ulun Danu Beratan.

5. Danau Tamblingan, Buleleng

Suasana di Danau Tamblingan. Suasana di Danau Tamblingan.

Di lereng Gunung Lesung sebelah utara, tepatnya di Desa Munduk Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, terdapat Danau Tamblingan yang kerap menjadi destinasi favorit untuk kamping, termasuk campervan. Kamu bisa memarkirkan kendaraan di pinggiran danau.

Pesona Danau Tamblingan hampir mirip Danau Beratan. Danau tersebut dikelilingi gunung dan perbukitan hijau, serta pura dengan suasana yang terbilang sepi. Keindahan alam dan spiritual yang harmonis ini membuat Danau Tamblingan juga sering dijadikan sebagai tempat self-healing.

Hanya saja, fasilitas di Danau Tamblingan tidak selengkap di Danau Beratan. Hal ini diberlakukan untuk menjaga kealamian dan kelestarian kawasan danau. Jadi, usahakan bawa peralatan kamping dan logistik yang lengkap jika bermalam di tempat ini.

Selain itu, sempatkan diri untuk mengabadikan momen matahari terbit sebagai kenang-kenangan kamu pernah berkunjung ke Danau Tamblingan.

Terkait pengembangan infrastruktur di Bali bagian utara, termasuk Kabupaten Buleleng, yang belum tergarap secara optimal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkomitmen untuk mengupayakan hal tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, potensi Bali utara masih belum tergarap maksimal. Padahal, banyak turis domestik berwisata ke sana saat libur Lebaran.

“(Maka dari itu, kami) mendorong pengembangan infrastruktur di Bali utara sebagai upaya untuk mengoptimalkan kunjungan wisatawan ke Bali sekaligus mengurangi beban pariwisata Bali selatan,” terangnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Selasa (17/5/2022).

6. Pantai Karang Sewu, Jembrana

Pantai Karang Sewu yang berlokasi di Desa Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, cocok dijadikan sebagai lokasi liburan ala campervan. Indonesia Travel Pantai Karang Sewu yang berlokasi di Desa Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, cocok dijadikan sebagai lokasi liburan ala campervan.

Ingin mencoba kamping di dekat pantai? Cobalah sambangi Pantai Karang Sewu di Desa Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

Tempat tersebut direkomendasikan karena tidak hanya menawarkan pemandangan perairan Teluk Gilimanuk yang biru, tapi juga memiliki padang rumput luas dengan kontur tanah datar dan terbuka.

Dengan demikian, pilihan aktivitas yang bisa dilakukan juga semakin beragam. Apalagi, area tersebut juga ditumbuhi pohon bidara yang dapat dijadikan tempat berteduh kala kepanasan.

Untuk diketahui, Pantai Karang Sewu berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang menjadi rumah bagi hewan endemik curik bali alias jalak bali. Jadi, kamu bisa mengunjungi taman nasional tersebut bila bosan dengan suasana pantai.

Itulah enam destinasi wisata di Bali yang bisa dijadikan sebagai spot campervan ketika berlibur bersama orang tercinta.

Sebelum liburan, pastikan kamu dan orang yang diajak sudah melengkapi sejumlah persyaratan perjalanan, seperti vaksinasi dosis lengkap dan booster.

Apabila belum mendapatkan vaksin booster, kamu bisa mengganti syarat ini dengan menunjukkan hasil negatif tes antigen atau polymerase chain reaction (PCR).

Setibanya di Pulau Dewata, selalu patuhi protokol kesehatan (prokes) 6M demi keamanan bersama. Adapun protokol ini terdiri dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Selain itu, pastikan juga spot-spot yang dikunjungi sudah tersertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) dari Kemenparekraf.

Sebagai informasi, CHSE diberikan kepada pelaku industri pariwisata, seperti hotel, restoran, dan wahana rekreasi yang mampu memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan kepada wisatawan.

Untuk mengetahui segala informasi menarik dan terbaru mengenai pariwisata #WonderfulIndonesia, ikuti akun Instagram @pesona.indonesia dan TikTok @pesonaindonesia.  


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.