Kompas.com - 23/09/2022, 12:10 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Taiwan akan mencabut kewajiban karantina bagi pelaku perjalanan yang masuk, mulai Kamis (13/10/2022). Namun, mereka akan tetap diminta melakukan pemantauan mandiri (self-monitor) selama tujuh hari.

Menurut Juru Bicara Kabinet Lo Ping-cheng yang mengutip pernyataan Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chan, bebas visa untuk pelaku perjalanan dari sejumlah negara akan berlaku mulai Jumat (29/9/2022). Selain itu, larangan terkait grup wisata akan dicabut mulai Oktober 2022.

Baca juga:

"(Syarat baru ini akan memungkinkan) masyarakat untuk kembali ke kehidupan normal secara penuh, Taiwan akan menyambut kembali wisatawan dan semua industri guna lebih aktif dan sejahtera," kata Lo Ping-cheng, dikutip dari AFP, Kamis (22/9/2022).

Untuk diketahui, saat ini Taiwan masih menerapkan kewajiban karantina selama tiga hari di hotel, dilanjutkan dengan self-monitor selama empat hari.

Dalam periode self-monitor tersebut, mereka juga diimbau menghindari keramaian.

Baca juga: 8 Wisata di Taiwan, Lihat Festival Lampion dan Berburu Kuliner Halal

Kebijakan baru mengundang kritik

Ilustrasi Taiwan - Pemandangan danau di Kaohsiung.SHUTTERSTOCK / hxdyl Ilustrasi Taiwan - Pemandangan danau di Kaohsiung.

Kewajiban untuk melakukan self-monitoring mengundang tanggapan beragam, termasuk dari beberapa ahli di sektor pariwisata. 

Menurut mereka, Taiwan akan tetap berjuang dengan destinasi lainnya dalam menggaet pengunjung akibat kewajiban tersebut.

"Seluruh dunia, kecuali China dan Taiwan, telah membuka perbatasan, dan Taiwan terlalu lamban dan terlambat," kata ahli dalam manajemen dan operasional pariwisata dari Tainan University of Technolgy, Robert Kao. 

Baca juga:

Ia menambahkan bahwa kewajiban self-monitoring tanpa karantina merupakan hal sia-sia, dan wisatawan akan memilih negara-negara tanpa batasan sejenis, salah satunya Korea Selatan.

Sebagai informasi, tercatat ada enam juta infeksi Covid-19 di Taiwan pada tahun ini dan lebih dari 99 persennya memiliki gejala sedang atau tanpa gejala. 

Baca juga: Cerita Puasa di Hsinchu Taiwan, Ada Komunitas Muslim Kecil yang Solid

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kintamani Destinasi Wisata Paling Dicari, Menurut Google Trends 2022

Kintamani Destinasi Wisata Paling Dicari, Menurut Google Trends 2022

Travel Update
Rencana Penerbangan Langsung Moskwa-Denpasar Masuk Tahap Final

Rencana Penerbangan Langsung Moskwa-Denpasar Masuk Tahap Final

Travel Update
Absen 2 Tahun, Halloween Horror Nights di Universal Studios Hadir Lagi

Absen 2 Tahun, Halloween Horror Nights di Universal Studios Hadir Lagi

Jalan Jalan
Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Travel Update
Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Travel Update
Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Travel Tips
Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Jalan Jalan
Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary
Jelajah Wisata Hutan Bakau Taman Nasional Karimunjawa yang Eksotis

Jelajah Wisata Hutan Bakau Taman Nasional Karimunjawa yang Eksotis

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Hari Kereta Api Nasional

3 Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Hari Kereta Api Nasional

Jalan Jalan
Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, Indahnya Sunset Sempurna di Lautan

Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, Indahnya Sunset Sempurna di Lautan

Jalan Jalan
Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata, Tantangan di Kabupaten Semarang

Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata, Tantangan di Kabupaten Semarang

Travel Update
18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

Jalan Jalan
Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.