Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/11/2022, 17:22 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah China berencana mengurangi masa karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan melonggarkan syarat penerbangan bagi pesawat yang mendarat di negara tersebut.

Seluruh PPLN akan wajib menjalani karantina terpusat selama lima hari, ditambah karantina di rumah atau isolasi di hotel selama tiga hari.

Baca juga:

Dikutip dari China Daily, Sabtu (12/11/2022), durasi tersebut lebih pendek dibanding saat ini yang selama tujuh hari untuk isolasi terpusat, ditambah tiga hari untuk isolasi mandiri. 

Berdasarkan pengumuman dari Pemerintah China, terdapat ketetapan bahwa PPLN sebaiknya tidak menjalani isolasi lagi setelah menyelesaikan periode karantina wajib  di titik masuk pertama mereka.

Baca juga: Kanal Terpanjang di Dunia Dibuka untuk Wisatawan di China

"Untuk pebisnis dan tim olahraga yang penting dari luar negeri, mereka akan diantar ke gelembung tertutup bebas karantina melalui kendaraan yang ditentukan untuk beraktivitas tanpa keluar dari area gelembung," bunyi pengumuman tersebut. 

Namun, dilansir dari Forbes, PPLN tanpa alamat tetap di China akan wajib menjalani karantina dengan total delapan hari di hotel. 

Kebijakan circuit breaker untuk penerbangan akan dicabut

Bersamaan dengan pengumuman pengurangan masa karantina, kebijakan circuit breaker untuk penerbangan juga akan dicabut.

Sebagai informasi, circuit breaker adalah kebijakan yang menangguhkan maskapai bila lima atau lebih penumpang yang dibawanya dalam penerbangan masuk dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga:

Tidak hanya itu, PPLN yang terbang ke China hanya akan wajib melakukan tes Covid-19 sekali sebelum keberangkatan dalam kurun waktu 48 jam sebelum berangkat. Sebelumnya mereka wajib melakukan tes dua kali.

Namun, belum jelas kapan pemotongan masa karantina dan pelonggaran syarat penerbangan ini akan diterapkan.

Baca juga: Fasilitasi Pembayaran AliPay dan WeChat Pay, CIMB Niaga Permudah Wisatawan China untuk Bertransaksi di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+