Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/11/2023, 20:40 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Dataran tinggi Dieng di Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah menawarkan beragam destinasi wisata yang indah. Mulai dari candi, telaga, kawah, bukit, dan sebagainya.

Dari sekian banyak wisata Dieng, Sumur Jalatunda merupakan obyek wisata yang unik. Sumur Jalatunda Dieng merupakan sumur raksasa sekaligus yang terbesar di Indonesia, berdasarkan informasi dari Kompas.com dan Tribun News Wiki.

Baca juga:

Secara administratif, Sumur Jalatunda Dieng masuk wilayah Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Lantas, apa daya tarik Sumur Jalatunda Dieng? Simak ulasannya berikut ini.

Sejarah Sumur Jalatunda Dieng 

Sumur Jalatunda Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sumur raksasa dan terbesar di Indonesia dengan diameter 90 meter dan kedalaman 100 meter.Dok. Direktori Pariwisata Sumur Jalatunda Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sumur raksasa dan terbesar di Indonesia dengan diameter 90 meter dan kedalaman 100 meter.

Sumur Jalatunda Dieng bukanlah sumur pada umumnya, karena terbentuk dari sebuah proses geologi. Berdasarkan informasi dari situs Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara, sumur raksasa ini, berasal dari kepundan Gunung Prahu Tua yang meletus bersamaan dengan terbentuknya dataran tinggi Dieng

Pasca letusan, kepundan atau kawah gunung tersebut kemudian terisi air hujan dan berubah menjadi sumur yang sangat besar dan dalam, seperti dikutip dari Kompas.com (22/10/2023).

Karena terbentuk akibat proses geologi, maka bentuk sumur raksasa itu berbeda dari sumur pada umumnya. Melainkan, sebuah lubang besar dengan air yang menggenang di dasarnya.

Namun, berdasarkan informasi dari Tribun Jateng, air di Sumur Jalatunda berwarna kehijauan, yang menandakan kadar tembaga tinggi di dalamnya. Kondisi ini membuat air di Sumur Jalatunda tidak bisa dikonsumsi lantaran dapat menyebabkan keracunan.

Baca juga:

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com