Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terdampak Overtourism, Kota di Spanyol Ini Batasi Jumlah Turis hingga 25 Orang

Kompas.com - 31/03/2024, 07:00 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com - Kota San Sebastian di Spanyol akan membatasi jumlah wisatawan yang ikut kunjungan berpemandu menjadi maksimal 25 orang, mulai Rabu (10/4/2024).

Aturan tersebut untuk menghindari kemacetan, kepadatan, kebisingan, dan terlalu banyaknya jumlah wisatawan. 

Baca juga: Spanyol Akan Larang Penerbangan Jarak Pendek karena Alasan Ini

"Langkah yang akan mulai berlaku pada tanggal 10 April ini telah disepakati dengan perusahaan pemandu wisata lokal, yang telah berkomitmen untuk menghormati pembatasan tersebut," bunyi pernyataan dari Dewan Kota San Sebastian, dikutip dari The Sun, Sabtu (30/3/2024).

Tidak hanya itu, dilansir dari GB News, tur di kota tersebut hanya boleh diadakan dari pukul 08.00 sampai 23.00 waktu setempat. Hal ini bertujuan meminimalisasi dampak wisatawan terhadap penduduk lokal.

Baca juga:

Ilustrasi Kota San Sebastian di Spanyol.Dok. Unsplash/Mikhail Volkov Ilustrasi Kota San Sebastian di Spanyol.

Jika melanggar aturan tersebut, ada hukuman berupa denda hingga 1.500 euro atau sekitar Rp 25 juta.

Berjarak sekitar 19,3 kilometer dari perbatasan Perancis-Spanyol, Kota San Sebastian terkenal akan panorama pantai, permukiman nelayan, kota tua, dan beragam restoran. 

Baca juga: Spanyol Akan Luncurkan Visa Digital Nomad, Turis Bisa Kerja Sambil Liburan

Setiap tahunnya kota tersebut dikunjungi jutaan wisatawan. Antara tahun 2005-2019, sektor pariwisata di kota ini mengalami pertumbuhan lebih dari 65 persen. 

Namun, sisi negatifnya, banyaknya wisatawan yang datang membuat kota tersebut terdampak overtourism.

Pembatasan jumlah wisatawan pun diharapkan bisa meningtkan arus pengunjung yang lebih rapi di area-area sibuk di kota tersebut.

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com