Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekayasa Arus Jalur Wisata Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Kompas.com - 03/04/2024, 18:32 WIB
Markus Yuwono,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Polisi menyiapkan rekayasa arus lalu lintas menuju sejumlah obyek wisata di Gunungkidul, DI Yogyakarta, saat libur idul fitri 2024. Pengoperasian tol Yogyakarta- Solo diperkirakan jalur utara Gunungkidul akan meningkat. 

Kasat Lantas Polres Gunungkidul Iptu Kevin Ibrahim mengatakan, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan arus lalu lintas pada jalur penghubung Klaten - Gunungkidul. 

Hal ini mengingat Tol Jogja-Solo telah beroperasi. Pihaknya menyiapkan jalur alternatif salah satunya Jalan Tawang - Ngalang yang baru saja dibangun. 

"Kita siapkan sejumlah rekayasa arus lalulintas sudah kami siapkan mulai wilayah Patuk, Alun-alun Wonosari, Pantai, Heha, dan Obelik View," kata Kevin di Wonosari Rabu (3/4/2024).

Dijelaskannya seperti simpang empat Patuk akan dipasang pembatas.

Baca juga:

Wisatawan yang akan ke destinasi wisata Heha Sky View harus memutar ke Kali Pentung. Sebaliknya bagi yang pulang dari Heha Sky View menuju ke Wonosari harus memutas di sekitar area Bukit Bintang.

"Tapi itu situasional jika kepadatan terjadi di jalur Yogyakarta-Wonosari," kata dia.

Untuk wisata di sekitar Pantai Siung seperti Heha Ocean View, hingga teras kaca, jalur akan dibuat searah sekitar simpang tiga Girisekar sampai menuju lokasi wisata. Kembalinya simpang empat Legundi.

"Obelik simpang tiga Jelok dari arah Parangtritis akan kita putar melalui simpang tiga Bolang, masuk satu arah. Kendaraan besar tidak diperbolehkan," kata dia. 

Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Sumantri mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi kemacetan dan keselamatan berlalu lintas untuk pemudik dan wisatawan yang akan masuk ke Bumi Handayani.

Pihaknya juga telah menyiagakan personel di jalur blind spot yang berpotensi membahayakan pengendara jalan. 

"Untuk arah Utara Gunungkidul, kami telah merekomendasikan ke Diskominfo untuk menghapus jalur rawan kece lakaan," kata dia. 

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com