Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Masjid Bengkok di Medan yang Dibangun Tahun 1874

Kompas.com - 15/04/2024, 13:11 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

Sumber Antara

Memadukan arsitektur China, Melayu, Persia, dan Eropa

Bangunan Masjid Bengkok merupakan hasil perpaduan arsitektur China, Melayu, Persia, dan Eropa. 

Ada dua warna cat yang mendominasi yaitu hijau lumut dan kuning. Menurut orang Melayu, warna hijau lumut bermakna kesuburan dan kepatuhan akan ajaran agama, sedangkan warna kuning bermakna kemegahan. 

Adapun warna kuning telah digunakan sejak zaman dulu oleh Kesultanan Siak Sri Inderapura di Riau.

Di area depan masjid terdapat atap yang mirip seperti kelenteng, ditambah menara yang tingginya 30 meter sebagai tempat mengumandangkan azan.

"Ada Persia, dan Eropa bisa kita lihat di tempat mihrab imam. Tjong A Fie membangun mimbar khatib lima meter dan tempat muadzin dua meter untuk sholat Jumat," jelas Nasrun.

Sebagai informasi, Masjid Bengkok beralamat di Jalan Mesjid Nomor 62, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com