8 Tips Traveling ke LN Bareng Sahabat agar Tak Bertengkar di Jalan

Kompas.com - 12/06/2019, 12:35 WIB
Ilustrasi travelingShutterstock Ilustrasi traveling

KOMPAS.com - Apakah Kamu sedang merencanakan perjalanan liburan ke luar negeri bersama sahabat? Tentunya akan menjadi pengalaman sangat menyenangkan mengunjungi tempat baru bersama orang yang sudah sangat Kamu kenal baik secara fisik maupun batin.

Mungkin biasanya Kamu dan sahabatmu sudah biasa melakukan berbagai kegiatan bersama, saling berbagi cerita, hingga memecahkan beragam persoalan bersama.

Mungkin hal-hal ini kemudian membuatmu yakin bahwa melakukan perjalanan jauh bersama sahabat akan menjadi hal yang mudah dan bebas dari beragam masalah.

Namun tunggu dulu! Tak semua yang Kamu pikirkan itu benar. Ada banyak kasus yang menunjukkan beragam konflik yang timbul antara sahabat saat berpergian bersama ke luar negeri.

Dikutip dari situs wellandgood.com, ternyata konflik di tengah perjalanan semacam ini merupakan masalah umum.

“Ketika saya bertanya kepada orang-orang apa yang tampaknya bermasalah dalam perjalanan, jawabannya antara lain: minat dan keinginan yang berbeda, pemikiran negatif yang tak tertahankan, gaya dan rutinitas perjalanan yang berbeda dari hari-hari biasa, dan seterusnya,” isi keterangan dalam artikel berjudul How to Travel With Your Best Friend and Not Hate Each Other by the End of the Trip.

Untuk menghindari pertengkaran selama perjalanan, simak 8 tips penting berikut.

1. Bagi Tanggung Jawab secara Adil

Membagi tanggung jawab secara adil merupakan salah satu hal yang penting. Sehingga Kamu dan sahabatmu tak akan merasa dalam posisi sebagai pemandu wisata.

Hal ini dapat dimulai saat Kamu mulai merencanakan perjalanan, mulai dari menentukan destinasi, memilih penginapan, dan hal-hal teknis lainnya.

Lebih aman lagi jika kamu menulis daftar tugas yang harus diselesaikan sebelum keberangkatan dan membaginya dengan adil. Hal ini akan mengurangi konflik selama perjalanan.

Kemudian jika Kamu dan sahabatmu akan pergi ke negara yang belum pernah dikunjungi, pastikan bahasa apa yang sering dipakai di tempat itu.

Jika sahabatmu lebih mahir berbicara dengan bahasa setempat dibanding Kamu, maka berusahalah mempelajari kosa-kosa kata dasar.

Hal ini akan membuat sahabatmu tak akan merasa hanya sebagai penerjemah. Selain itu dengan menguasai bahasa itu tingkat kepercayaan dirimu juga akan semakin meningkat.

Halaman:



Close Ads X