Mata Langit di Magelang, Tawarkan Panorama Enam Gunung

Kompas.com - 23/02/2020, 15:57 WIB
Suasana luar ruangan di Mata Langit, terdapat dek di bagian kiri dan kanan yang bisa diisi oleh pengunjung untuk menikmati udara segar dan pemandangan yang indah Dok. Mata LangitSuasana luar ruangan di Mata Langit, terdapat dek di bagian kiri dan kanan yang bisa diisi oleh pengunjung untuk menikmati udara segar dan pemandangan yang indah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kini kamu bisa kulineran sembari menikmati keindahan alam Magelang dari ketinggian di Mata Langit.

Baca juga: Wisata Magelang: Sambut Pagi di Silancur Highland yang Menawan

Restoran yang terletak di Perbukitan Menoreh ini menyuguhkan panorama Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Sumbing, dan Prau. Selain gunung, Candi Borobudur juga akan terlihat dari kejauhan.

“Kita itu venue and lounge. Jadi enggak hanya jual makanan tapi juga jual venue dengan view. Bisa corporate gathering, wedding, dan pre-wedding juga,” jelas Marketing Communication Plataran Borobudur Hotel and Resort yang juga menangani Mata Langit, Katrine ketika dihubungi Kompas.com pada Senin (17/2/2020).

Baca juga: Rute Menuju Bukit Gondopurowangi, Spot Sunrise Baru di Magelang

Resto bergaya joglo

Resto bergaya joglo di Magelang. DOK. MATA LANGIT/JACKY Resto bergaya joglo di Magelang.

Mata Langit terdiri dari satu bangunan besar berbentuk rumah tradisional joglo. Rumah kayu ini mempunyai bangunan utama satu lantai yang besar dan luas.

Baca juga: Rumah Joglo Saridin, Jejak Sang Legenda di Kampoeng Djowo Sekatul

“Memang konsepnya rumah joglo. Nanti di sisinya sebagian besar dilapisi kaca, supaya orang yang duduk dan makan di dalam juga bisa menikmati pemandangan dari Mata Langit,” ujar Manajer Operasional Mata Langit, Anton Saputra ketika dihubungi Kompas.com pada Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Restoran Mata Langit di Magelang, Pengunjung Suka Selfie di Spot Ini

Breakfast Alfresco di Mata Langit, piknik sembari memandang panorama pegunungan.DOK. PLATARAN.COM Breakfast Alfresco di Mata Langit, piknik sembari memandang panorama pegunungan.

Menurut Anton, bangunan bergaya joglo ini sangat nyaman dan bisa menampung sekitar 50 pengunjung. Di dalamnya juga ada pendingin ruangan untuk membuat tamu tetap nyaman karena udara di Mata Langit terkadang bisa sangat panas.

Di bagian luar, terdapat area luas di sekitar bangunan Joglo yang terbagi dua. Ada dek bagian kanan dan dek bagian kiri. Di masing-masing dek, terdapat jejeran kursi dan meja dengan payung besar.

Selain itu, ada juga meja panjang seperti bar yang berbentuk setengah lingkaran langsung menghadap ke arah tebing. Secara total, Mata Langit bisa menampung hingga 200 pengunjung dalam kondisi penuh.

“Itu jadi spot favorit pengunjung untuk foto-foto. Biasanya mereka duduk di sana sambil menikmati makanan dan sunrise sama sunset,” ujar Anton.

Baca juga: Spot Sunset di Yogyakarta, Kunjungi Bukit Paralayang Watugupit

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X