Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Kompas.com - 03/04/2020, 09:20 WIB
Ha Long Bay di Vietnam ShutterstockHa Long Bay di Vietnam


JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona di berbagai negara masih terjadi hingga kini, salah satunya di Vietnam.

Virus corona membuat orang berdiam diri di rumah dan diimbau untuk menunda perjalanan hingga pandemi benar-benar berakhir.

Mengacu pada laman resmi Vietnam Travel, ada beberapa hal yang perlu diketahui wisatawan tentang situasi terkini virus corona dan tujuan mana yang masih aman serta terbuka untuk dikunjungi.

Baca juga: Sejarah Hotel Tempat Donald Trump dan Kim Jong Un Bertemu di Hanoi

Vietnam diketahui memiliki kasus virus corona pertama pada 23 Januari 2020. Hingga kini, terdapat 165 orang Vietnam terjangkit virus dan sisanya wisatawan asing.

Kasus-kasus yang dikonfirmasi tersebut lalu dikarantina di Provinsi Utara Vinh Phuc, Kota Ho Chi Minh, Hanoi, Nha Trang, Provinsi An Giang, Provinsi Lai Chau, Provinsi Long An, Provinsi Quang Ninh, Provinsi Quang Nam.

Kemudian Provinsi Thai Binh, Binh Thuan, Provinsi Ninh Thuan, Provinsi Phu Tho, Kota Hai Duong, Lao Cai, Provinsi Bac Lieu, Provinsi Ben Tre, Provinsi Ha Tinh, Da Nang, Provinsi Kon Tum, Provinsi Nghe An, Hue dan Thanh Hoa.

Baca juga: Burger Khusus Trump dan Jong-un Dijual di Hanoi

Berikut gambaran terkini virus corona di Vietnam yang perlu diperhatikan wisatawan. Hal ini termasuk beragam peraturan atau kebijakan yang mengatur wisatawan.

 

Turis berfoto di rel kereta Old Quarter, Vietnam.Dok. CNN Travel Turis berfoto di rel kereta Old Quarter, Vietnam.
Pengecualian visa yang ditangguhkan untuk wisatawan ke Vietnam

  1. Vietnam tidak akan mengizinkan masuk atau mengeluarkan visa kepada warga negara asing mulai 22 Maret 2020 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

    Kebijakan ini tidak berlaku bagi mereka yang bepergian untuk tujuan resmi atau diplomatik. Namun mereka tetap harus menjalani pemeriksaan medis dan karantina selama 14 hari setelah tiba di Vietnam.

    Larangan perjalanan juga berlaku untuk mereka yang saat ini memegang visa atau surat visa.

  2. Vietnam secara resmi menangguhkan semua pembebasan visa bagi warga negara dari 13 negara berikut

    Adapun warga negara dari 13 negara ini akan ditangguhkan pembebasan visanya.

    Warga negara dari Korea Selatan, Belarus, Rusia, Jepang, Swedia, Denmark, Finlandia, Norwegia, Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, dan Italia akan ditangguhkan semua pembebasan visa.

Baca juga: Mengenal Pho, Makanan Vietnam Kesukaan Jokowi dan Iriana

Pemeriksaan kesehatan dan karantina

Sejak 7 Maret 2020, semua wisatawan yang datang ke Vietnam akan diminta untuk menyerahkan surat kesehatan dan menjalani pemeriksaan medis virus corona pada saat kedatangan.

Wisatawan dapat mengisi surat kesehatan di bandara atau mengirimkannya terlebih dulu.

 

ILUSTRASI - Pelancong di Hanoi, VietnamShutterstock ILUSTRASI - Pelancong di Hanoi, Vietnam

Perubahan penerbangan karena virus corona di Vietnam

  1. Sejak 1 Februari 2020, semua penerbangan ke dan dari China di semua maskapai telah ditangguhkan tanpa batas waktu oleh Administrasi Penerbangan Sipil Vietnam.
  2. Penerbangan yang terhubung ke Korea Selatan, Makau, Hong Kong dan Taiwan yang memiliki banyak operasional penerbangan dikurangi rutenya.
  3. Vietnam Airlines telah mengumumkan menangguhkan semua penerbangan internasional dua arah dari 25 Maret hingga 30 April 2020

Baca juga: Kota Termurah di Asia untuk Backpacker Ada di Vietnam dan Laos

Penutupan dan pembatalan acara karena virus corona

Sejumlah festival dan acara di Vietnam dibatalkan atau ditunda sejalan dengan arahan pemerintah untuk menghindari pertemuan publik.

Berikut daftar festival yang ditunda atau dibatalkan

  1. Festival Hu 2020, ditunda hingga 28 Agustus 2020
  2. Grand Prix F1 Vietnam, ditunda
  3. Da Lat Sufferfest, ditunda
  4. Quang Binh Marathon, ditunda
  5. Techcombank Ha Noi Marathon, ditunda
  6. Sunrise Sprint, ditunda hingga 3 Mei 2020
  7. Festival Kembang Api Internasional Da Nang 2020, dibatalkan
  8. Da Lat Ultra Trail 2020, ditunda hingga 19-21 Juni 2020.

Untuk mencegah penyebaran virus dan mendisinfektan tempat mereka, beberapa situs wisata terkenal telah mengumumkan penutupan sementara di bulan Maret.

Baca juga: Restoran Ular Paling Populer di Vietnam, Berani Coba?

Adapun tempat wisata yang ditutup hingga akhir Maret yaitu Ha Long Bay, Cat Ba, Teluk Bai Tu Long, Ninh Binh, Phong Nha, My Son Sanctuary, Hue Citadel, dan Perfume Pagoda.

Namun, untuk jalanan pejalan kaki di Hue, Hoi An dan Hanoi akan ditangguhkan dan tetap dibuka untuk lalu lintas kendaraan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

 

Trang An, Ninh Binh, Vietnam utara.
 KOMPAS/CHRIS PUDJIASTUTI Trang An, Ninh Binh, Vietnam utara.
Langkah-langkah pencegahan oleh pemerintah Vietnam

Perdana Menteri Vietnam secara resmi menyatakan virus corona sebagai epidemi di Vietnam pada 1 Februari 2020.

Kendati kasusnya dikonfirmasi rendah di dalam negeri, pihak berwenang mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengendalikan virus.

Pemerintah telah membentuk komite pengarah nasional untuk pencegahan dan kontrol virus corona yang berguna sebagai koordinasi dan komunikasi dengan publik.

Baca juga: Ke Vietnam, Jajal Kereta Gantung di Ba Na Hills yang Memukau

 

  1. Penutupan penyeberangan perbatasan darat antara Cina dan Vietnam
  2. Penangguhan penerbangan ke dan dari Cina daratan dan Korea Selatan
  3. 30 pusat pengujian diberikan persetujuan untuk melakukan screening dan diagnosis covid-19
  4. Surat medis wajib untuk semua wisatawan yang datang
  5. Karantina 14 hari untuk semua pelancong dari daerah wabah
  6. Empat rumah sakit yang ditunjuk oleh kementerian pertahanan untuk menangani kasus-kasus potensial
  7. Peningkatan tindakan pencegahan dan pengendalian di fasilitas perawatan kesehatan
  8. 45 tim medis respon cepat dibentuk untuk membantu rumah sakit secara nasional
  9. Pembatalan festival dan kegiatan pariwisata di seluruh negeri
  10. Penutupan sementara sekolah umum di 63 provinsi

Selain itu, banyak bisnis swasta Vietnam, kompleks perumahan dan akomodasi wisata telah memasang langkah pencegahan mereka sendiri untuk menjaga pelanggan tetap aman.

Baca juga: Sejumlah Turis Tolak Penutupan Jalur Kereta Instagramable di Vietnam

Kementerian Kesehatan Vietnam juga telah memerintahkan semua orang Vietnam dan orang asing di negara itu untuk mengenakan masker di penerbangan, terminal bandara, dan di tempat-tempat umum yang ramai seperti supermarket, terminal bus, dan kendaraan angkutan umum.

Wisatawan di Vietnam diimbau untuk mengambil tindakan pencegahan masing-masing terhadap virus corona selama perjalanan mereka.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X