Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Kompas.com - 09/04/2020, 23:02 WIB
Lhakpa Sherpa memecahkan rekor sebagai perempuan yang paling banyak mencapai puncak gunung tertinggi di dunia. Michael Kodas via http://www.outsideonline.comLhakpa Sherpa memecahkan rekor sebagai perempuan yang paling banyak mencapai puncak gunung tertinggi di dunia.

Sherpa berusia 31 tahun ini merupakan seorang ayah dengan putra berusia enam tahun. Dia telah mencapai puncak Gunung Everest delapan kali.

Selama ini dia bertugas membantu puluhan pendaki mencapai puncak gung tertinggi di dunia tersebut.

“Saya rasa semua orang menderita dari hal yang sama,” katanya.

Baca juga: Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Dia juga menambahkan bahwa biasanya saat ini dia berada di Everet base camp dan bersiap-bersama ratusan pendaki gunung untuk menunggu cuaca yang tepat menujuke Puncak Everest.

Virus corona telah membuat Everest base camp menjadi terbengkalai. Namche Bazaar sebagai kota terakhir sebelum mencapai markas tersebut juga terlihat kosong.

Para pemandu, kuli angkut, juru masak, dan staf pendukung lainnya harus kembali ke rumah dengan tangan kosong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dengan batalnya musim, tidak ada orang yang mendapatkan pekerjaan. Mulai dari penerbangan, pertokoan, hingga kuli angkut. Benar-benar tidak ada pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, Damian Benegas yang pernah memandu beberapa tim di Everest selama hampir dua dekade mengatakan bahwa terdapat beberapa pekerja yang paling terpukul.

Adapun pekerja yang dimaksud Benegas adalah para kuli angkut dan juru masak yang membuat ekspedisi tetap berjalan.

“Mereka tidak memiliki penghasilan cadangan atau kontrak apapun yang harus dijaga oleh para penyelenggara ekspedisi,” kata Benegas.

Baca juga: Pendaki Nepal, Nimsdai Berhasil Daki 14 Gunung Tertinggi dalam 6 Bulan 6 Hari

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.