Kompas.com - 01/05/2020, 21:17 WIB

Keluarga Rusia yang terdiri dari Mikhail (29) dan Ekaterina (28), serta bayi mereka bernama Serafima (2) tampak mengamen dengan menggunakan alat musik accordion.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPA Mataram Syahrifullah mengatakan keluarga asal Rusia ini telah diamankan di kantor Imigrasi, setelah mereka viral di Facebook.

Baca juga: Viral Video Pasangan Rusia Bawa Bayi Ngamen di Lombok, Diduga Ngamen Keliling Berbagai Negara

Adapun keluarga ini sebelumnya viral dari video yang diunggah akun Facebook @Bakeqpekan Bakeq, pada Minggu (26/4/2020).

"Kasiyan sekali gk bisa pulag karena korona," tulis akun @Bakeqpekan Bakeq.

Beberapa netizen Facebook pun mengomentari video viral itu dan menduga pekerjaan mereka adalah pengamen.

"Bule ini mah. Lebih baik hidupnya dari pada saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Biar tau aja. Bule ini keliling dunia. Dan di setiap daerah yang dia tuju. Pasti dia ngamen. Enakan hidupnya?" tulis akun @Agung Raka Purnama.

Sementara itu, Mikhail yang ditemui Kompas.com saat berada di Kantor Imigrasi Kelas I TPA Mataram mengatakan dirinya beserta istri dan anaknya terpaksa tidak bisa meninggalkan Indonesia. 

Ia beralasan semua pintu masuk menuju Rusia ditutup karena virus corona.

Baca juga: Kisah Dua Pelancong WNI yang Terjebak di Nepal Sebulan Lebih karena Lockdown

"Sebelumnya kami berada di Malaysia, kemudian kami terbang ke Indonesia. Rencananya, kami hanya dua hari berada di Indonesia dan akan kembali ke Malaysia," kata Mikhail kepada Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

"Namun karena Malaysia lockdown, kami memutuskan ke Bali (lewat NTB)," lanjutnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.