[POPULER TRAVEL] Cara Membuat Cendol | Turis Asing Diduga Mengamen di Lombok

Kompas.com - 02/05/2020, 06:07 WIB
Cendol Kacang Polong kaya antioksidan. TABLOID NOVA/AHMAD FADILAHCendol Kacang Polong kaya antioksidan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Cara membuat cendol di rumah masuk dalam salah satu berita yang banyak dibaca di Travel Kompas.com pada Jumat (1/5/2020).

Selain itu, berita lain yang juga mendapat perhatian terkait dengan tips membuat kolang-kaling menjadi empuk.

Baca juga: 34 Sajian Es dari 34 Provinsi di Indonesia, Jangan Dibaca Sebelum Berbuka Puasa

Dua berita mengenai begpackers atau turis asing yang mengeis dan mengamen masuk dalam jajaran lima berita terpopuler.

Untuk lebih lengkap, berikut berita terpopuler Travel Kompas.com pada Jumat, 1 Mei 2020:

1. Cara Membuat Cendol di Rumah, Tidak Pakai Ribet

Tak perlu repot membeli cendol, sebab cendol mudah dibuat di rumah. Selain lebih murah tentunya lebih higienis.

Executive Sous Chef Hotel Santika Bandung, Fathul Abrar, menjabarkan bagaimana cara membuat cendol yang sederhana.

Baca selengkapnya di sini.

2. Bikin Kolang-kaling Jadi Empuk, Ini Rahasianya!

Bagi pemula, kerap kali saat mengolah kolang-kaling, hasilnya menjadi keras. Untuk mengolah kolang-kaling agar menjadi empuk sebenarnya cukup sederhana.

Baca juga: 3 Resep Es Campur yang Mudah Dibuat, Cocok untuk Takjil Berbuka Puasa

Corporate Chef Parador Hotels & Resorts, Gatot Susanto, membagikan tips untuk membuat kolang-kaling yang empuk di rumah.

Simak selengkapnya di sini.

3. Apa Bedanya Cendol dan Dawet?

Kolang-kaling merahSajian Sedap/Virny Apriliyanty Kolang-kaling merah

Cendol dan dawet memiliki bentuk yang sama. Keduanya sama-sama dihidangkan dengan larutan gula merah sebagai pemanis dan diguyur dengan santan.

Lantas apa yang membedakan kedua hidangan ini? Hidangan ini ternyata memiliki beberapa perbedaan yang menonjol,

Simak selengkapnya di sini.

4. Viral Video Pasangan Rusia Bawa Bayi Ngamen di Lombok, Diduga Ngamen Keliling Berbagai Negara

Jagat media sosial kembali diramaikan dengan sebuah video viral. Kali ini video itu berisikan satu keluarga asal Rusia terlihat mengamen di Pasar Tradisional Kebon Roek, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Apa Itu Begpackers? Fenomena Turis Asing Minta Uang Layaknya Pengemis

Video yang diunggah akun Facebook @Bakeqpekan Bakeq ini memperlihatkan pasangan suami istri beserta satu orang bayi dalam gendongan, memakai akordeon untuk mengamen.

Kantor Imigrasi Kelas I TPA Mataram bertindak cepat dengan mengamankan keluarga turis tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

5. Mengemis dan Mengamen, Ulah Wisatawan Asing yang Begpackers di Indonesia dari 2019-2020

WNA Rusia bersama Anak dan Istrinya terpaksa harus dipulangkan ke Kantor Konsulat Rusia di Bali, karena kedapatan. mengamendan mencari nafkah di Lombok. Mereka tak bisa pulang ke negaranya karena Covid19.FITRI R WNA Rusia bersama Anak dan Istrinya terpaksa harus dipulangkan ke Kantor Konsulat Rusia di Bali, karena kedapatan. mengamendan mencari nafkah di Lombok. Mereka tak bisa pulang ke negaranya karena Covid19.

Ulah turis asing yang menjadi pengemis atau dikenal dengan istilah "begpackers" tak hanya terjadi di luar negeri.

Baca juga: Kunjungan Turis Asing ke Bali Anjlok Hampir 100 Persen

Indonesia sebagai destinasi wisatawan mancanegara juga mengalami hal serupa.

Catatan Kompas.com setidaknya terdapat beberapa peristiwa kala turis asing menjadi pengemis di Indonesia.

Baca selengkapnya di sini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X