Kenapa Hasil Kue Kering Bisa Gagal? Berikut 5 Kesalahan yang Mungkin Kamu Lakukan

Kompas.com - 20/05/2020, 12:12 WIB
Ilustrasi kue kering, kue kacang ShutterstockIlustrasi kue kering, kue kacang


JAKARTA, KOMPAS.com – Membuat beragam jenis kue kering bisa dibilang sudah jadi tradisi menjelang hari raya Lebaran seperti sekarang ini.

Bagi kamu yang sudah terbiasa untuk membuat kue Lebaran seperti nastar dan kastengel, mungkin kue-kue yang kamu hasilkan akan sering berhasil.

Baca juga: Resep Mudah Bikin Nastar Tanpa Oven, Cukup Pakai Wajan Teflon

Namun bagi kamu para pembuat kue baru yang sedang bereksperimen menghabiskan waktu di rumah aja selama physical distancing ini, mungkin saja kue yang kamu hasilkan tidak sempurna atau bahkan seringkali gagal.

Memanggang kue memang butuh lebih dari sekadar keahlian. Tidak hanya pemanggang baru saja, pembuat kue berpengalaman pun seringkali melakukan kesalahan-kesalahan yang berakibat pada gagalnya kue.

Berikut ini kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam proses pembuatan kue dan bagaimana cara memperbaikinya seperti dilansir dari Yummy Philipines.

1. Mentega belum dilembutkan atau tidak terlalu lembut

Ilustrasi mentega (butter) yang terbuat dari lemak hewan. Mentega biasa digunakan sebagai bahan pembuat roti maupun kue. SHUTTERSTOCK/SEA WAVE Ilustrasi mentega (butter) yang terbuat dari lemak hewan. Mentega biasa digunakan sebagai bahan pembuat roti maupun kue.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan ketika memanggang kue adalah kamu tidak melembutkan mentega dengan baik.

Menteganya masih terlalu keras untuk jadi krim yang baik atau bahkan terlalu lembut sampai-sampai mentega meleleh di mangkuk.

Mentega yang terlalu keras bisa kamu tinggalkan di suhu ruang dalam wadah tertutup untuk dilembutkan. Tinggalkan mentega selama kurang lebih 15 menit.

Sementara untuk mentega yang terlalu lembut, kamu perlu memadatkannya sebelum kamu lanjut proses pembuatan kue. Masukkan mentega yang terlalu lembut ke dalam kulkas selama 5-10 menit.

Lalu cek konsistensinya apakah sudah memadat tapi tetap cukup lembut untuk dijadikan krim.

2. Mentega dan telur menggumpal dan tidak menyatu

Hal ini bisa terjadi ketika suhu dari telur dan mentega berbeda satu sama lain.

Itulah mengapa bahan-bahan biasanya harus disimpan di suhu ruangan terlebih dahulu karena akan membuat bahan-bahan lebih mudah bercampur.

Selain itu, bisa juga artinya kamu belum mencampurkan adonan sampai benar-benar rata. Cukup terus aduk adonan sampai benar-benar merata.

3. Adonan terlalu tebal atau terlalu tipis

Salah satu paling krusial dari proses memanggang adalah takaran bahan-bahan sangat penting. Jika kamu salah takaran, maka kue yang kamu panggang akan gagal.

Berbeda dengan memasak biasa, kamu tidak bisa menambahkan gula atau tepung ketika kue sudah masuk ke oven.

Ilustrasi adonan kue kering alias kukis (cookies). SHUTTERSTOCK/ANAMARIA MEJIA Ilustrasi adonan kue kering alias kukis (cookies).

Maka dari itu takaran sangat penting. Jika kamu memasukkan terlalu banyak tepung, maka adonannya akan terlalu keras.

Jika tepung terlalu sedikit, maka kue akan tidak punya struktur yang baik untuk menahan bentuk tersebut ketika dipanggang.

Cara yang paling akurat untuk mengukur bahan-bahan adalah menggunakan timbangan. Lama kelamaan jika kamu sudah terbiasa membuat kue, maka takaran tersebut akan bisa jadi kebiasaan.

4. Ada gumpalan mentega dan tepung pada kue

Jika kamu tidak mengaduk bahan secara merata, kamu mungkin akan mendapatkan gumpalan mentega atau tepung pada kue.

Lebih baik gunakan spatula karet atau silikon untuk membersihkan sisa-sisa adonan yang ada di bagian sisi dan bawah mangkuk ketika kamu sedang mengaduk adonan agar tercampur rata.

5. Oven belum dipanaskan

Mungkin kamu tidak menganggap ini penting. Padahal, memanaskan oven sangat krusial untuk dilakukan sebelum memasukkan kue ke dalamnya.

Menurut Chef Wahyu Admodjo, Sous Chef Pastry Millennium Hotel Sirih Jakarta, memanaskan oven sangat penting agar mendapatkan suhu yang tepat untuk jenis kue tertentu.

“Jika kita tidak panaskan terlebih dahulu maka tingkat kematangannya cenderung tidak merata bahkan bisa bantet atau tidak mengembang,” jelas Chef Wahyu pada Kompas.com, Selasa (19/5/2020).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jalan Jalan
Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Travel Update
3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

Jalan Jalan
Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Jalan Jalan
Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Travel Update
Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Travel Update
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

Jalan Jalan
Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Jalan Jalan
Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Travel Update
Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.