Naik Kapal Laut Selama PPKM, Minimal Rapid Antigen H-3 Keberangkatan

Kompas.com - 12/01/2021, 19:19 WIB


KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan terbaru yang mengatur perjalanan dengan transportasi laut selama pandemi Covid-19 melalui Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 2 Tahun 2020 yang berlaku mulai 9 – 25 Januari 2021.

Aturan ini berjalan beriringan dengan aturan yang tertera dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021 yang berlaku selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini aturan baru perjalanan transportasi laut seperti dirangkum Kompas.com:

Wajib terapkan protokol kesehatan

Penumpang bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan yang meliputi; jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan. Serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Aturan Terbaru Perjalanan Selama Masa PPKM dari dan ke Bali

Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut. Masker yang digunakan harus berupa masker kain tiga lapis atau masker medis.

Penumpang juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung sepanjang perjalanan.

Syarat untuk penumpang ke Pulau Bali

Bagi penumpang yang melakukan perjalanan dari dan ke menuju pelabuhan di Pulau Bali wajib menunjukkan tiket dan/atau boarding pass beserta dokumen perjalanan khusus.

Dokumen tersebut meliputi identitas diri berupa KTP atau tanda pengenal lain yang sah. Penumpang juga wajib mengisi electronic-Health Access Card (e-HAC) Indonesia.

Penumpang juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen yang pengambilan sampelnya dilakukan paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: 8 Aturan Terbaru Keluar-Masuk Jakarta Naik Transportasi Umum Saat PPKM

Syarat untuk penumpang selain ke Pulau Bali

Syarat ini berlaku bagi penumpang yang melakukan perjalanan dari dan ke pelabuhan di Pulau Jawa, antarpelabuhan di dalam Pulau Jawa, atau antar pelabuhan lainnya selain pelabuhan di Pulau Jawa dan Bali.

Di antaranya wajib menunjukkan surat keterangan RT-PCR atau rapid test antigen dengan hasil negatif atau nonreaktif yang pengambilan sampelnya dilakukan paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Pemudik menggunakan sepeda motor saat keluar dari kapal di Pelabuhan Ketapang BanyuwangiKOMPAS.COM/Ira Rachmawati Pemudik menggunakan sepeda motor saat keluar dari kapal di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Pengecualian syarat RT-PCR atau rapid test antigen

Penumpang dengan usia di bawah 12 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

Penumpang rutin di Pulau Jawa yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal laut yang melayani pelayaran lokasi terbatas antar pulau atau antar pelabuhan domestik dalam wilayah satu aglomerasi juga tidak wajib menyerahkan syarat tersebut.

Namun, sewaktu-waktu dapat dilakukan pemeriksaan setempat secara acak atau random test oleh Satgas Covid-19 Daerah jika diperlukan.

Ketentuan syarat tes ini juga tidak berlaku bagi penumpang dengan menggunakan moda transportasi laut perintis dan daerah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Perbatasan).

Baca juga: Aturan Terbaru Perjalanan Selama PPKM dari dan ke Daerah Selain Jawa-Bali

Jika hasil negatif tapi bergejala

Apabila berdasarkan uji RT-PCR atau rapid test antigen penumpang dengan hasil negatif/non reaktif tapi menunjukkan gejala, maka penumpang tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Jika ditemukan pemalsuan surat keterangan RT-PCR Test atau rapid test antigen yang digunakan sebagai dokumen persyaratan perjalanan maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perbedaan dari SE sebelumnya

Aturan baru yang tertera dalam SE Kemenhub Nomor 1 Tahun 2021 ini memiliki beberapa perbedaan dari SE sebelumnya, yakni SE Kemenhub Nomor 21 Tahun 2021.

Baca juga: Simak, Aturan Terbaru Perjalanan Naik Pesawat Selama PPKM Jawa-Bali

Beberapa perbedaan tersebut salah satunya dalam SE lama tertera aturan mengenai perjalanan untuk penumpang yang berasal dari luar negeri.

Sementara dalam SE baru, tidak tertera aturan tersebut karena pintu masuk Indonesia untuk pengunjung dari luar negeri sedang ditutup.

Lalu, dalam aturan lama tertera pula untuk penumpang ke selain Pulau Bali maka masih bisa menunjukkan syarat surat bukti negatif Covid-19 dalam bentuk rapid test antibodi atau rapid test antigen atau RT-PCR.

Dalam aturan baru, syarat rapid test antibodi sudah tidak disebut lagi. Masa berlaku tes tersebut pun berbeda. Untuk tujuan Pulau Bali, Pulau Jawa, dan daerah lainnya dalam aturan baru sampel diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara dalam aturan lama, masa berlaku hasil RT-PCR, rapid test antigen, atau rapid test antibodi maksimal 14 hari saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Perahu dan 'Dokter Terbang' di Keakwa Papua untuk HUT ke-77 RI

Festival Perahu dan "Dokter Terbang" di Keakwa Papua untuk HUT ke-77 RI

Travel Update
Pantai Dermaga Borong Jadi Tempat Pengibaran 77 Bendera Merah Putih

Pantai Dermaga Borong Jadi Tempat Pengibaran 77 Bendera Merah Putih

Travel Update
Panduan Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta: Harga Tiket dan Jam Buka

Panduan Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta: Harga Tiket dan Jam Buka

Travel Tips
5 Baju Adat Jokowi Saat Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI

5 Baju Adat Jokowi Saat Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI

Jalan Jalan
5 Tips Wisata ke Pop Art Jakarta 2022 Senayan Park, Pakai Baju Putih

5 Tips Wisata ke Pop Art Jakarta 2022 Senayan Park, Pakai Baju Putih

Travel Tips
Festival Golo Koe Tampilkan The New Labuan Bajo kepada Dunia

Festival Golo Koe Tampilkan The New Labuan Bajo kepada Dunia

Travel Update
Festival Golo Koe Labuan Bajo NTT Akan Jadi Acara Tahunan

Festival Golo Koe Labuan Bajo NTT Akan Jadi Acara Tahunan

Travel Update
Meluruskan Kebijakan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Meluruskan Kebijakan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Travel Update
Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Saat Pidato Kenegaraan

Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Saat Pidato Kenegaraan

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Simak 5 Promo Wisata Gratis untuk Pemilik Nama Agus

HUT Ke-77 RI, Simak 5 Promo Wisata Gratis untuk Pemilik Nama Agus

Travel Promo
Visa Turis Bisa untuk Umrah, Tak Berlaku bagi Jemaah Indonesia

Visa Turis Bisa untuk Umrah, Tak Berlaku bagi Jemaah Indonesia

Travel Update
7 Mobil Kepresidenan Parkir di Lobi Sarinah, Bisa Foto Bareng

7 Mobil Kepresidenan Parkir di Lobi Sarinah, Bisa Foto Bareng

Travel Update
Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Travel Update
Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.