Kompas.com - 25/06/2021, 17:40 WIB
Pantai Goa Cemara di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta dipenuhi rimbun pohon cemara di kanan-kiri jalan dengan dahannya yang menjuntai saling bertemu membentuk gapura. KOMPAS.com/DANI JPantai Goa Cemara di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta dipenuhi rimbun pohon cemara di kanan-kiri jalan dengan dahannya yang menjuntai saling bertemu membentuk gapura.

 

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Penutupan obyek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diklaim tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gunungkidul.

Perlu diketahui bahwa kedua kabupaten tersebut letaknya bersebelahan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kabupaten Gunungkidul berada di sebelah timur Kabupaten Bantul

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Bantul yang Tutup Tiap Akhir Pekan, Ada Pantai Parangtritis

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono mengakui, pihaknya sempat khawatir wisatawan ke Gunungkidul akan melonjak tinggi pascakeluarnya kebijakan tersebut.

Namun, setelah kebijakan diterapkan, keadaan justru menunjukkan hal sebaliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan di Gunungkidul malah menurun dibandingkan sebelumnya.

Baca juga: Wisata Bantul Tutup Sabtu-Minggu, Bupati Minta Pelaku Wisata Bersabar

Merujuk pada data yang diberikan, pada hari Sabtu (19/6/2021), angka kunjungan wisata ke Gunungkidul mencapai 8.055 orang.

Sedangkan, pada hari Minggu (20/6/2021), jumlahnya mencapai 16.360 pengunjung.

Pada hari Sabtu sebelumnya (12/6/2021), jumlah pengunjung ke Gunungkidul mencapai 13.221 orang.

Berikutnya, pada hari Minggu (13/6/2021) tercatat ada 24.452 pengunjung.

Baca juga: Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

 

"Jika mengacu pada data riil tersebut, justru ada penurunan," jelas Harry saat dihubungi wartawan, Jumat (25/6/2021)

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.