Kompas.com - 28/07/2021, 16:43 WIB
Pengunjung berwisata di Hutan Pinus Mangunan, Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (12/8/2016). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPengunjung berwisata di Hutan Pinus Mangunan, Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (12/8/2016).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap vaksinasi untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat selesai pada bulan Agustus 2021 mendatang.

Para pelaku pariwisata juga ingin kawasan wisata segera dibuka kembali setelah vaksinasi.

"Kami berharap (vaksinasi) sampai Agustus kami tuntaskan untuk pelaku pariwisata dan ekraf (ekonomi kreatif)," kata Kepala Dispar DIY Singgih Rahardjo kepada wartawan di Kawasan hutan Pinus Mangunan, Bantul, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Ia menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi hari ini digelar di dua lokasi, yakni Hutan Pinus Mangunan di Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, dan Geosite Ngingrong di Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Dengan percepatan yang dilakukan, Singgih optimis vaksinasi untuk semua pelaku pariwisata dan ekraf akan selesai sesuai target.

"Untuk itu data yang pasti memang kami belum dapatkan karena terus bergerak. Hari ini saja ada dua lokasi wisata yang kami jadikan lokasi vaksinasi di DIY, sengaja pilih tempat wisata untuk promosi pariwisata dan promosi vaksinasi," ucapnya.

Baca juga: Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Singgih menambahkan, jika nanti seluruh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sudah bervaksin, kemungkinan besar kawasan wisata akan segera dibuka. Apalagi sebagian besar warga DIY menggantungkan hidup dari sektor tersebut.

Selain itu, sebelum pelaksanaan pembukaan kembali tempat wisata, kasus terkonfirmasi positif diharapkan bisa diturunkan. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yang berlaku untuk warga DIY.

"Karena itu besar harapan kami untuk segera dibukanya kembali destinasi wisata dan ekraf. Dan untuk menjuju ke situ kita harus bersama-sama menurunkan tingkat positive rate di DIY," ujarnya.

Baca juga: Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Lembah Ngingrong, Yogyakarta.RICKY Lembah Ngingrong, Yogyakarta.

Disinggung mengenai bantuan kepada pelaku wisata, Singgih mengaku akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat atau dalam hal ini adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.