Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute Menuju Gunung Parang di Purwakarta, Jalur Pendakian via Pasanggrahan

Kompas.com - 13/09/2021, 11:11 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

 

KOMPAS.comGunung Parang merupakan salah satu gunung ramah pendaki pemula yang berlokasi di Jawa Barat.

Dengan ketinggian 963 meter dari permukaan laut (mdpl), gunung ini bisa dijelajahi melalui jalur pendakian maupun via ferrata.

Gunung Parang berada di Kabupaten Purwakarta. Salah satu jalur pendakian yang Kompas.com lewati terletak di Jalan Lingkar Gunung Parang Pasanggrahan, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Parang via Pasanggrahan Purwakarta

Dari area Cawang di Jakarta, jarak tempuh menuju jalur pendakian Gunung Parang via Desa Pasanggrahan adalah 107 kilometer (km) atau sekitar 2 jam 5 menit.

Jika tertarik mencoba jalur pendakian Gunung Parang via Pasanggrahan, ini dia rutenya:

Rute menuju Gunung Parang

Perjalanan menuju Gunung Parang dapat dimulai dari JPO Cawang UKI yang lokasinya cukup dekat dengan Universitas Kristen Indonesia.

Baca juga: 4 Curug di Purwakarta, Pas untuk Melepas Penat

Ambil arah menuju ke perempatan besar yang letaknya tidak jauh dari lokasi itu. Dari lampu merah, ambil jalur ke arah serong kanan untuk selanjutnya belok kanan menuju akses Tol Cikampek.

Ikuti jalur tersebut hingga menemui Pool Bluebird di sisi kanan jalur. Pada percabangan jalur, ambil arah kiri menuju Tol Jakarta-Cikampek.

Pada pecahan jalur kedua, ambil jalur sebelah kanan. Dari titik tersebut, kamu tinggal mengikuti jalur sebelum keluar ke Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed.

Tetap pada jalur yang nantinya akan menyatu kembali dengan Tol Cikampek. Lanjutkan perjalanan hingga menemui papan petunjuk menuju Cipularang, Padaleunyi, dan Bandung. Ambil jalur Tol Cipularang.

Baca juga: 5 Oleh-oleh Khas Purwakarta yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Terus berjalan sepanjang 17,3 km sampai menemui papan petunjuk ke Jatiluhur, Ciganea, dan Cikalong. Ambil jalur tersebut.

Setelah keluar dari Gerbang Tol Jatiluhur, kamu bisa lanjutkan perjalanan menggunakan peta Google dengan tujuan akhir “Kantor Kepala Desa Pasanggrahan”. Jarak dari Gerbang Tol Jatiluhur menuju ke sana adalah 21,6 km atau sekitar 1 jam 3 menit.

Puncak Gunung Parang yang terlihat dari jalur pendakian via Pesanggrahan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (13/6/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Puncak Gunung Parang yang terlihat dari jalur pendakian via Pesanggrahan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (13/6/2021).

Tiba di basecamp

Jalur menuju basecamp terbilang cukup sempit dan hanya muat untuk dua mobil saja. Namun, kamu tidak perlu khawatir.

Sebab, ukuran mobil elf masih bisa melintasi jalur. Selain itu, basecamp yang letaknya berada di sisi kiri Kantor Kepala Desa Pasanggrahan juga memiliki area parkir yang cukup luas.

Baca juga: 

Setibanya di basecamp pendakian Gunung Parang via Pasanggrahan, kamu bisa istirahat sejenak di saung seberang warung atau cuci muka dulu di kamar mandi dekat warung.

Harga tiket untuk memasuki kawasan pendakian Gunung Parang via Desa Pesanggrahan adalah sekitar Rp 15.000-Rp 25.000 per orang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com