Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Estimasi Waktu Pendakian Gunung Parang via Pasanggrahan Purwakarta

Kompas.com - 14/09/2021, 14:14 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Jika ingin mendaki namun hanya punya libur satu hari, wisatawan bisa mengunjungi sebuah gunung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yaitu Gunung Parang.

Gunung yang terletak di destinasi wisata yang terkenal akan sate maranggi itu hanya memiliki ketinggian 963 meter dari permukaan laut (mdpl).

Untuk melakukan pendakian, jalurnya berada di Jalan Lingkar Gunung Parang Pasanggrahan, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru. Tepatnya di sebelah kiri Kantor Kepala Desa Pasanggrahan.

Baca juga:

Dari area Cawang di Jakarta, jarak tempuh menuju jalur pendakian Gunung Parang via Desa Pasanggrahan adalah 107 kilometer (km) atau sekitar 2 jam 5 menit.

Dengan Gunung Parang yang memiliki ketinggian 963 mdpl, berapa estimasi pendakian Gunung Parang? Berikut Kompas.com rangkum, Selasa (14/9/2021).

Estimasi waktu pendakian Gunung Parang

Estimasi pendakian Gunung Parang via Pasanggrahan mulai dari basecamp hingga puncaknya adalah 4 jam 10 menit. Estimasi pendakian yang dimulai pukul 06.40 WIB ini sudah termasuk istirahat dan makan.

Jika waktu pendakian dimulai lebih siang, atau pada siang hari, mungkin waktu tempuh akan lebih panjang lantaran akan lebih sering istirahat akibat cuaca yang terik.

Baca juga:

Waktu pendakian Gunung Parang 4 jam 10 menit itu, jika dirincikan, perjalanan awal dari basecamp pendakian Gunung Parang hingga ke Pos 1 adalah sekitar 20 menit.

Dari Pos 1 hingga Pos 2 adalah sekitar 50 menit. Pos 2 memiliki area yang cukup luas untuk istirahat sejenak, sambil foto-foto dan mengisi ulang air pada sumber mata air alami.

Selanjutnya, perjalanan dari Pos 2 menuju Camp Area adalah 1 jam. Estimasi pendakian ini sudah termasuk istirahat sejenak di tengah jalur.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com