Kompas.com - 23/09/2022, 18:06 WIB

KOMPAS.com - Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masuk dalam 50 besar terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Salah satu keunggulan dari Gunung Padang adalah adanya situs megalitikum atau punden berundak terbesar di Asia Tenggara. 

"Selamat untuk Desa Wisata Gunung Padang tembus 50 besar desa wisata terbaik (ADWI 2022) dan ini adalah situs punden berundak terbesar di Asia Tenggara yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Kemendikbud pada 2014".

Demikian kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat kunjungannya ke Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kamis (22/9/2022).

Baca juga:

Desa Wisata Situs Gunung Padang berada di Kp. Gunung Padang, RT 01 RW 08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Desa ini memang dikenal luas oleh para akademisi dan arkeolog sebagai situs peninggalan zaman megalitikum.

Tidak hanya dikenal sebagai lokasi penelitian saja, desa ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang indah berupa hamparan kebun teh dan udara yang sejuk.

Baca juga: 20 Wisata di Cianjur, Banyak Tempat dengan Pemandangan Indah

Sehingga, Desa Wisata Situs Gunung Padang memiliki potensi wisata edukasi dan alam yang kaya.

Daya tarik Situs Cagar Budaya Gunung Padang

Cagar Budaya Gunung Padang pertama kali dilaporkan oleh penduduk setempat pada tahun 1979, dikutip dari jadesta.kemenparekraf.go.id, Jumat (23/9/2022). 

Menparekraf Sandiaga Uno bermain musik bersama warga saat meninjau Desa Wisata Situs Gunung Padang yang tembus 50 besar desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).Dok. Kemenparekraf Menparekraf Sandiaga Uno bermain musik bersama warga saat meninjau Desa Wisata Situs Gunung Padang yang tembus 50 besar desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).

Sejak tahun 1980-an sampai sekarang, situs ini telah diteliti oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Balai Arkeologi Bandung, Direktorat Cagar Budaya dan Permuseuman, Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Banten, berbagai universitas, dan masyarakat.

Adapun punden berundak Gunung Padang merupakan salah satu warisan budaya yang menggambarkan perilaku manusia pra sejarah pada sekitar 3.000-2.000 tahun yang lalu.

Punden berundak ini berupa buatan manusia (susunan binaan) yang terbuat dari batu alam atau yang dikenal dengan nama batuan kekar kolom (coloumnar joint).

Baca juga: 8 Wisata Pantai di Cianjur yang Pas Jadi Tempat Liburan

Rancangannya dibentuk dengan cara yang unik, yaitu didirikan di atas satu bukit pada ketinggian 895 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di bawahnya, terdapat batuan kekar kolom yang terbentuk karena proses alam (geology proccess).

Punden berundak ini memiliki lima undakan atau dikenal juga dengan teras, dimulai dari teras 1 di utara sampai teras 5 di selatan. Situs Gunung Padang memiliki luas 291.800 meter persegi. 

Atraksi wisata dan produk Desa Wisata Gunung Padang

Selain situs megalitikum, ada beragam atraksi wisata yang bisa dilakukan pengunjung di kawasan ini.

Salah satu homestay yang diperuntukkan bagi wisatawan yang ingin menginap saat berkunjung ke Desa Wisata Situs Gunung Padang.Dok. Jadesta Kemenparekraf Salah satu homestay yang diperuntukkan bagi wisatawan yang ingin menginap saat berkunjung ke Desa Wisata Situs Gunung Padang.

Mulai dari wisata sejarah situs Gunung Padang, kesenian tradisional alat musik Karinding dan pagelaran musiknya, seni Jaipongan, hingga Silat.

Baca juga:

Untuk produk wisata, di antaranya ada kerajinan dari tempurung kelapa dan bambu yang bisa dijadikan oleh-oleh.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Lalu, ada juga kopi asli Robusta Gunung Padang, gula aren, teh rosela, gula semut, cangkir bambu, hingga kaus.

Bagi wisatawan yang ingin menginap, disediakan beberapa homestay dengan variasi harga Rp 150.000 hingga Rp 4 juta per rumah. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.